News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Jon Toral Pemain Baru Persik Kediri, Produk Akademi Barcelona, Wonderkid 'Gagal' di Arsenal

Di tengah isu Federico Barba yang akan meninggalkan Persib Bandung, justru Persik Kediri menambah amunisi di bursa transfer paruh musim, mendatangkan Jon Toral.
Kamis, 15 Januari 2026 - 14:04 WIB
Pemain anyar Persik Kediri, Jon Toral
Sumber :
  • Website resmi pemerintah Kota Kediri/Instagram.com @jontoral

tvOnenews.com - Di tengah isu Federico Barba yang akan meninggalkan Persib Bandung, justru Persik Kediri resmi menambah amunisi asing pada bursa transfer paruh musim dengan mendatangkan Jon Toral, gelandang serang asal Spanyol yang pernah menjadi bagian dari Arsenal. 

Kehadiran Jon Toral diharapkan mampu meningkatkan kreativitas lini tengah Macan Putih dalam persaingan kompetisi musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui Instagram resminya, Persik Kediri mengumumkan bahwa Tim berjuluk Macan Putih itu meresmikan transfer Jon Toral.

"Menambah kreativitas dan kekuatan di lini tengah, Jon Toral resmi bergabung dengan Persik Kediri pada paruh musim kedua," tulis akun Persik Kediri, Kamis (15/1/2026).

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Mengenal Jon Toral Lebih Dalam

Jon Toral memiliki nama lengkap Jon Miquel Toral Harper, lahir di Reus, Spanyol, pada 5 Februari 1995. 

Dia dikenal sebagai gelandang serang dengan kemampuan teknik yang baik, visi bermain tajam, serta mampu berperan sebagai penghubung antara lini tengah dan depan.

Perjalanan karier Jon Toral dimulai dari akademi Barcelona. Di sana, ia mendapat fondasi teknik dan pemahaman permainan khas sepak bola Spanyol. 

Bakatnya kemudian menarik perhatian Arsenal, yang merekrut Toral pada 2011 untuk memperkuat tim akademi mereka.

Meski digadang-gadang sebagai pemain potensial, faktanya Jon Toral tidak pernah mencatatkan debut resmi bersama tim utama Arsenal. 

Namun, masa kontraknya di klub London Utara tersebut diisi dengan sejumlah peminjaman ke berbagai klub guna menambah jam terbang.

Selama masih terikat dengan Arsenal, Toral sempat dipinjamkan ke Brentford dan Birmingham City di kompetisi Championship Inggris. Di Birmingham City, Toral tampil cukup menonjol dan mendapat menit bermain reguler.

Ia juga sempat merasakan atmosfer La Liga bersama Granada, serta menjalani periode singkat di Rangers yang berlaga di Liga Skotlandia. 

Rangkaian pengalaman tersebut membentuk Toral sebagai pemain dengan pemahaman taktik yang matang.

Pada 2017, Jon Toral meninggalkan Arsenal secara permanen dan bergabung dengan Hull City. 

Kariernya kemudian berlanjut dengan kembali memperkuat Birmingham City, sebelum mencari tantangan baru di luar Inggris.

Langkah Toral berlanjut ke Yunani dengan memperkuat OFI Crete. Di klub tersebut, ia menjadi bagian penting lini tengah dan tampil konsisten selama beberapa musim di kompetisi kasta tertinggi Yunani.

Setelah itu, Toral melanjutkan kariernya ke Asia dengan bergabung bersama Mumbai City FC di Liga India. Pengalaman bermain di Asia menjadi bekal penting sebelum akhirnya menerima tawaran bermain di Indonesia.

Sepanjang karier profesionalnya, Jon Toral telah mencatatkan lebih dari 200 penampilan senior di berbagai kompetisi, dengan kontribusi gol dan assist dari lini kedua. Posisi favoritnya adalah gelandang serang, meski ia juga dapat dimainkan sebagai gelandang tengah.

Toral dikenal sebagai pemain yang mengandalkan kecerdasan bermain, pergerakan tanpa bola, serta umpan-umpan terukur, ketimbang duel fisik.

Pada Januari 2026, Persik Kediri secara resmi mengumumkan kedatangan Jon Toral. 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Manajemen berharap pengalaman Toral di level Eropa dan Asia mampu membawa dampak positif bagi permainan tim, khususnya dalam membangun serangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bergabungnya Jon Toral menjadi sinyal keseriusan Persik Kediri dalam memperbaiki performa di sisa musim kompetisi. 

Dengan rekam jejak yang dimilikinya, Toral diharapkan bisa menjadi motor kreativitas baru di lini tengah Macan Putih. (abs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesaksian Relawan Saat Cari Syafiq Ali di Tengah Ganasnya Gunung Slamet, Ungkap Temukan Hal Aneh Ini

Kesaksian Relawan Saat Cari Syafiq Ali di Tengah Ganasnya Gunung Slamet, Ungkap Temukan Hal Aneh Ini

Seorang relawan mengungkap keanehan selama proses pencarian Syafiq Ali (18) yang hilang ketika mendaki Gunung Slamet. Jenazah baru ditemukan setelah 17 hari.
Pengakuan Guru SMK di Jambi yang Dikeroyok Puluhan Siswa, Ternyata Berawal dari Kata-kata Ini

Pengakuan Guru SMK di Jambi yang Dikeroyok Puluhan Siswa, Ternyata Berawal dari Kata-kata Ini

Agus Saputra, guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi buka suara soal video viral pengeroyokan dirinya oleh puluhan siswa. Begini kronologi lengkapnya..
Warga Nilai Tak Butuh JPO Sarinah, Halte Transjakarta MH Thamrin Masih Ramah Disabilitas

Warga Nilai Tak Butuh JPO Sarinah, Halte Transjakarta MH Thamrin Masih Ramah Disabilitas

Jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Mall Sarinah, Jakarta Pusat, kembali dibangun atas arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Polri Cium Ada Kecurangan di Kasus Gagal Bayar DSI, Dana Lender Diduga Dialihkan ke Perusahaan Terafiliasi

Polri Cium Ada Kecurangan di Kasus Gagal Bayar DSI, Dana Lender Diduga Dialihkan ke Perusahaan Terafiliasi

Bareskrim Polri menemukan adanya dugaan praktik kecurangan dalam kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Penyebaran penyakit kusta di Indoneia mulai terbilang mengkhawatirkan dengan menduduki peringkat ke-3 di dunia jumlah penderitanya.
Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Penyebaran penyakit kusta di Indoneia mulai terbilang mengkhawatirkan dengan menduduki peringkat ke-3 di dunia jumlah penderitanya.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Fenomena child grooming yang belakangan ramai di media sosial akhirnya masuk radar DPR RI.
Apa Kabar Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh, Kini Jadi Sorotan karena Tim Asuhannya Pegang Rekor Clean Sheet

Apa Kabar Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh, Kini Jadi Sorotan karena Tim Asuhannya Pegang Rekor Clean Sheet

Jadi simbol kejayaan Persipura Jayapura di masa keemasannya, setelah lama gantung sepatu, bagaimana kabar dan kesibukan Bio Paulin saat ini?
3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Selamat dari Pendakian di Gunung Slamet, Himawan Bikin Netizen Geram karena Jawabannya Berubah-ubah

Selamat dari Pendakian di Gunung Slamet, Himawan Bikin Netizen Geram karena Jawabannya Berubah-ubah

Usai viral kabar penemuan jasad Syafiq Ali kemarin, netizen mulai menyoroti jawabannya Himawan yang berubah-ubah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT