Bung Binder Diserang Oknum Suporter usai Bahas Kemenangan Persib Bandung
- tangkapan layar YouTube Bola Bung Binder
tvOnenews.com - Persib Bandung memastikan diri sebagai juara paruh musim Super League 2025–2026 setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persija Jakarta. Laga bertajuk big match pekan ke-17 tersebut digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu (11/1/2026).
Gol tunggal Maung Bandung dicetak oleh Beckham Putra pada menit kelima. Sebelumnya, Persib dan Persija sama-sama mengoleksi 35 poin dari 16 pertandingan.
Tambahan tiga poin membuat Persib kini mengantongi 38 poin dan naik ke puncak klasemen, menggeser Borneo FC yang memiliki 37 poin. Sementara itu, Persija harus turun ke posisi ketiga dengan 35 poin, disusul Malut United di peringkat keempat dengan 34 poin.

- Instagram/@persib
Di tengah euforia kemenangan Persib, Bung Binder mengaku justru menerima serangan dari sejumlah oknum suporter setelah mengulas performa Persib Bandung di kanal YouTube Bola Bung Binder.
Hal tersebut disampaikannya melalui unggahan di akun Instagram pribadi. Bung Binder menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan dalam konten tersebut merupakan fakta dan juga dibahas oleh banyak pengamat sepak bola lainnya.
"Padahal ini fakta dan hampir semua pengamat / konten kreator bahas Persib tapi entah mengapa yang sering diserang BBB, memang lucu kalian, lanjutkan pokoknya bahas Persib terus agar beras aman di rumah hahahahaha," tulis Bung Binder postingan akun Instagram miliknya.
Dalam unggahan video Instagram tersebut, Bung Binder juga menyertakan narasi berupa voice over yang menyoroti atmosfer Stadion GBLA, sembari menampilkan gemuruh dukungan Bobotoh di tribun.
"Entah mengapa kehadiran Bobotoh itu sekitar 28-29 ribu itu bisa membuat para pemain Persib itu kesetanan di GBLA, itu bisa juga kita lihat pada pertandingan-pertandingan ACL 2, dan juga para pemain tim lawan itu kelihatan sulit untuk membentuk permainan terbaik mereka," ujar Bung Binder dalam Voice Over.
Menurutnya, tekanan dari suporter bukan berasal dari tindakan negatif, melainkan dari dukungan yang masif dan konsisten sepanjang pertandingan.
"Sulit setengah mati dengan pressure dari para penonton, bukan artinya para penonton itu membuang botol, atau membawa apa-apa ke lapangan, bukan, tapi sorak-sorai tapi para penonton menyemangati para pemain Persib, itu yang dimanfaatkan para pemain Persib," tuturnya. (ind)
Load more