News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Debut Bersama Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares Soroti Eks Pemain-pemain Persib Bandung di Malut United

Pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, resmi memulai lembaran baru bersama Bajul Ijo di kompetisi Super League 2025-2026.
Jumat, 9 Januari 2026 - 16:45 WIB
Bernardo Tavares
Sumber :
  • Instagram - Persebaya Surabaya

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, resmi memulai lembaran baru bersama Bajul Ijo di kompetisi Super League 2025-2026. Juru taktik asal Portugal itu langsung memimpin sesi latihan tim sejak Selasa (6/1/2025), menandai awal kiprahnya di Kota Pahlawan.

Latihan perdana tersebut bukan sekadar rutinitas awal musim, melainkan menjadi ajang pengenalan mendalam bagi Bernardo Tavares terhadap skuad yang akan ia tangani. Dalam sesi yang diikuti Bruno Moreira dan rekan-rekannya, Tavares tampak aktif mengamati setiap detail yang terjadi di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Bernardo Tavares, melihat pertandingan saja tidak cukup untuk memahami sebuah tim secara utuh. Ia menilai sesi latihan dan interaksi sehari-hari menjadi kunci untuk membaca karakter serta mentalitas pemain yang sebenarnya.

“Mencoba melihat karakteristik yang mereka miliki, karena satu hal adalah melihat pertandingan. Hal lain adalah melihat latihan, melihat perilaku di ruang ganti,” kata pelatih asal Portugal itu dikutip dari I.League.

Ia menekankan bahwa fondasi utama sebuah tim kuat bukan hanya bertumpu pada kemampuan individu semata. Menurutnya, kesuksesan dalam sepak bola lahir dari kerja kolektif dan kekompakan seluruh elemen tim.

“Saya pikir ini penting karena sepak bola bukanlah permainan individu, melainkan permainan kolektif,” imbuhnya.

Di tengah tren positif Persebaya yang baru saja mencatatkan dua kemenangan beruntun atas Persijap Jepara dan Madura United, Bernardo Tavares memilih bersikap realistis. Ia meminta para pemain tidak terlena dan tetap fokus menatap laga-laga krusial di depan mata.

Persebaya dijadwalkan menghadapi Malut United pada pekan ke-17 Super League 2025/26, Sabtu (10/1). Laga tersebut diprediksi berlangsung sulit mengingat rekor pertemuan yang belum berpihak kepada Bajul Ijo.

“Kita harus rendah hati dan melihat bahwa sekarang kita akan bermain melawan Malut United. Persebaya belum pernah menang melawan Malut United,” ujar Bernardo Tavares.

Berdasarkan catatan musim lalu, Persebaya harus mengakui keunggulan Malut United dengan skor 0-2 saat bermain di kandang. Pada pertemuan berikutnya, Bajul Ijo juga hanya mampu mengamankan satu poin setelah bermain imbang tanpa gol.

Saat ini, Persebaya berada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 25 poin. Di sisi lain, Malut United tampil impresif dan bertengger di papan atas dengan raihan 34 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bernardo Tavares menilai kekuatan Malut United tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia menyoroti keseimbangan antara pemain asing berkualitas dan pemain lokal berpengalaman yang dimiliki calon lawannya.

“Malut United akan menjadi tim yang sulit, karena jika kita menganalisisnya, kita melihat pemain-pemain berpengalaman seperti Tyronne, Ciro, Yakob, Yance, mereka memiliki banyak pemain berpengalaman, mereka juga memiliki pemain lokal yang bagus. Jadi, mereka sedang dalam kondisi prima. Mereka adalah tim yang paling jarang kalah," pungkasnya. (fan)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT