Manajemen Persib Sebut Laga Lawan Persija Bak Lebaran Bobotoh, 26 Ribu Tiket Ludes Terjual
- tvOnenews.com - Dwi R Belva
Jakarta, tvOnenews.com - Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan rasa syukur atas animo masif yang datang dari para pendukung Maung Bandung. Ia menyebut laga kontra Persija Jakarta bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan perayaan besar bagi Bobotoh.
Laga bertajuk El Clasico Indonesia antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2025).
“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas animo yang begitu besar,” kata Adhitia Putra Herawan.
“Seperti yang tadi disampaikan oleh Pak Wagub juga bahwa pertandingan menghadapi Persija ini kan hajatan dan lebarannya bobotoh," lanjut Adhitia.
Adhitia menegaskan bahwa kehadiran Bobotoh secara langsung di stadion memberikan dampak signifikan bagi performa tim di lapangan. Stadion yang penuh diyakini mampu menjadi energi tambahan untuk mendorong kemenangan Persib.
“Kehadiran bobotoh di Stadion Penuh itu menjadi tenaga tambahan,” ujarnya.
“Dan membuktikan bahwa ini juga bisa memberikan semangat lebih bagi tim untuk bisa memenangkan pertandingan," katanya.
Namun di tengah euforia tersebut, manajemen Persib tetap menekankan pentingnya keamanan dan ketertiban. Adhitia mengimbau seluruh penonton agar mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan bersama.
“Jadi kami sangat berterima kasih, bersyukur juga,” ucapnya.
“Dan juga mengimbau tetap jaga keamanan, tetap jaga keselamatan bersama dan tetap ikuti aturan," ucapnya.
Terkait jumlah penonton, Adhitia mengungkapkan bahwa penjualan tiket telah mengikuti kesepakatan dengan pihak kepolisian. Angka tersebut ditetapkan demi menjaga kondusivitas pertandingan.
“Sesuai dengan kesepakatan kepolisian, kita sudah menjual di angka 26 ribu tiket,” katanya.
Jumlah ini dianggap ideal untuk memastikan pengawasan berjalan optimal. Untuk mengantisipasi potensi gangguan, Persib melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak.
Komunikasi dilakukan dengan komunitas suporter, aparat kepolisian, hingga penambahan personel steward di stadion. Diharapkan, semua elemen bisa membantu membuat laga berjalan dengan lancar.
“Kita secara intensif komunikasi terus dengan komunitas juga, dengan teman teman tobias, dengan kepolisian juga,” ujar Adhitia.
“Kita juga menambah personal steward lebih banyak," lanjutnya.
Load more