News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Aksi Pelanggaran 'Horor' di Sepak Bola Indonesia dalam Satu Pekan, Berbuah Sanksi Larangan Seumur Hidup

Inilah rangkaian pelanggaran horor dalam sepak bola Indonesia yang bahkan terjadi dalam waktu satu pekan saja. Hukuman larangan main seumur hidup dijatuhkan.
Kamis, 8 Januari 2026 - 07:50 WIB
Aksi pelanggaran horor di sepak bola Indonesia dalam satu pekan
Sumber :
  • Youtube 78 SPORTAIMENT/PSSI Jawa Timur

tvOnenews.com - Sejumlah aksi pelanggaran brutal kembali terjadi di sepak bola Indonesia. Lebih parahnya lagi, rentetan peristiwa ini terjadi hanya dalam waktu dua hari saja.

Kejadian ini tentu membuat tujuan dari federasi hingga seluruh elemen sepak bola untuk menjaga nilai-nilai sportivitas kembali dipertanyakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jagat media sosial dihebohkan dengan beberapa insiden memilukan, khususnya di olahraga sepak bola. Pelanggaran serius jadi faktor utamanya.

Momen ini bahkan berlangsung ketika pertandingan tengah berjalan sengit. Pemain yang tidak sportif tadi bertindak brutal hingga membuat lawannya tersungkur.

Beragam pertanyaan muncul dari suporter karena tendensi pemain ini tampak sengaja ingin mencederai lawannya. Hal ini cukup berbahaya karena bisa berakibat fatal.

PSSI selaku otoritas tertinggi kemudian memberikan sanksi denda hingga larangan bermain seumur hidup kepada pemain yang bersangkutan.

Lalu, kasus pelanggaran brutal apa saja yang terjadi di sepak bola Indonesia dalam satu pekan terakhir? Berikut ulasannya.

1. Putra Jaya Pasuruan vs Perseta 1970 Tulungagung (Senin, 5 Januari 2026)

Pemain Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi layangkan tendangan ke dada penggawa Perseta Firman Nugraha
Pemain Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi layangkan tendangan ke dada penggawa Perseta Firman Nugraha
Sumber :
  • Youtube PSSI Jawa Timur/Instagram @ps.putrajaya

Dalam lanjutan babak 32 besar Liga 4 Jatim, Putra Jaya Pasuruan berhadapan dengan Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (6/1).

Laga yang berkesudahan 7-2 untuk Perseta ini terdapat momen mengerikan di tengah laga. Bagaimana tidak, pemain Putra Jaya melakukan tindakan tak terpuji.

Hilmi Gimnastiar melayangkan tendangan kungfu ke bagian dada pemain Perseta Firman Nugraha hingga harus diberikan perawatan di ambulans.

Aksi memalukan Hilmi Gimnastiar membuatnya dipecat dari Putra Jaya. Ia juga didenda oleh PSSI senilai Rp2,5 juta dan larangan bermain seumur hidup.

2. Bhayangkara FC vs Dewa United (Senin, 5 Januari 2026)

Rafael Struick tendang bola ke arah Ilija Spasojevic
Rafael Struick tendang bola ke arah Ilija Spasojevic
Sumber :
  • X @VidioSports

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jelang berakhirnya laga Bhayangkara FC vs Dewa United, Rafael Struick tiba-tiba menendang bola dengan keras ke arah Ilija Spasojevic yang tengah terjatuh.

Kejadian ini kemudian mendapat reaksi keras dari warganet bahkan media Belanda lantaran status Rafael Struick yang merupakan pemain berlabel Timnas Indonesia.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT