GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Paul Munster Buka-bukaan Usai Bhayangkara Dibantai Persija: Tak Semua Pemain Siap di Level Tertinggi

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, buka suara usai timnya kembali menelan hasil mengecewakan di Super League dengan ditaklukkan Persija Jakarta 0-3.
Selasa, 30 Desember 2025 - 10:07 WIB
Dendi Sulistyawan dan Paul Munster usai Bhayangkara FC lawan Persija
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, buka suara usai timnya kembali menelan hasil mengecewakan di Super League. Kekalahan telak dari Persija Jakarta menjadi pukulan keras bagi The Guardian yang tengah berupaya keluar dari tren negatif.

‎Laga tunda pekan ke-8 Super League yang digelar pada Senin (29/12/2025) malam tersebut berakhir pahit bagi Bhayangkara. Bermain di kandang Persija, mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor mencolok 0-3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu sebenarnya sempat berjalan seimbang. Bhayangkara bahkan mampu memberikan tekanan pada fase awal laga sebelum akhirnya kehilangan kendali permainan.

‎Hasil ini membuat kondisi Bhayangkara kian mengkhawatirkan. Dari empat pertandingan terakhir, mereka hanya mampu mengamankan satu poin dan gagal menunjukkan konsistensi performa.

‎Situasi tersebut berdampak langsung pada posisi Bhayangkara di klasemen sementara. Hingga pekan ini, mereka masih tertahan di peringkat ke-10 dengan koleksi 19 poin.

‎Paul Munster menilai laga-laga di level tertinggi menjadi ujian berat bagi sejumlah pemainnya. Ia mengisyaratkan bahwa tidak semua pemain mampu tampil optimal menghadapi tekanan kompetisi papan atas.

‎“Tampil melawan tim yang bagus itu sulit. Sekarang Anda melihat kualitas pemain-pemain Anda dan tim. Jika mereka bisa naik level, mungkin bagi beberapa pemain, level ini terlalu tinggi,” kata Munster pada jumpa pers setelah pertandingan.

‎Pelatih asal Irlandia Utara itu juga menyinggung komposisi skuad yang diturunkannya. Menurutnya, keseimbangan antara pemain lokal dan asing masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya tuntas.

‎“Anda dapat melihat banyak pemain inti saya. Tidak banyak pemain asing yang tampil sebagai pemain inti. Saya seharusnya mulai memainkan semua pemain asing. Tapi ini adalah tim, karena kami juga memiliki (pemain) lokal yang bagus. Tapi kami harus tetap bersama,” lanjutnya.

‎Dalam pertandingan tersebut, Bhayangkara sejatinya mampu meredam agresivitas Persija pada babak pertama. Namun, satu momen krusial jelang turun minum mengubah arah pertandingan secara signifikan.

‎Gol penalti dari Allano de Souza pada menit 45+5 membuka keran gol Persija. Setelah itu, tekanan tuan rumah semakin sulit dibendung oleh lini pertahanan Bhayangkara.

‎Petaka bagi Bhayangkara berlanjut di babak kedua melalui gol bunuh diri Putu Gede pada menit ke-62. Situasi tersebut membuat mental para pemain Bhayangkara semakin tertekan.

‎Persija kemudian menutup pesta gol lewat sundulan Jordi Amat pada menit ke-78. Gol tersebut sekaligus memastikan Bhayangkara pulang tanpa poin dari Jakarta.

‎Meski demikian, Munster masih mencoba berpikir optimistis menatap laga berikutnya. Ia menegaskan bahwa kemenangan di pertandingan selanjutnya bisa menjadi titik balik bagi timnya.

‎“(Jika) kami memenangi pertandingan berikutnya.Semuanya berubah. Tapi ya, untuk menang, kami harus mencetak gol. Jadi, saya mencari banyak untuk membawa pemain yang bagus untuk Bhayangkara. Tapi, saya masih menunggu,” kata mantan pelatih Persebaya Surabaya itu.

‎Kondisi tim juga mendapat perhatian dari kapten Bhayangkara, Dendy Sulistyawan. Ia mengakui hasil negatif yang diraih timnya menjadi beban tersendiri bagi para pemain.

‎“Jujur saja kami tidak bisa menerima kekalahan beruntun di dua kali pertandingan. Tapi kami sadar bahwa Persija-Persib punya kualitas yang bagus, karena mereka memang lagi fight untuk titel juara. Jadi kita sudah mencoba sebaik mungkin. Tapi emang faktanya kita belum bisa mengambil poin,” ucap Dendy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Setelah kekalahan ini, Bhayangkara tak punya banyak waktu untuk meratapi hasil buruk. Tim yang kini bermarkas di Lampung tersebut dijadwalkan menjamu Dewa United pada Senin (5/1) mendatang dengan harapan bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.

‎(igp/rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT