News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Main di UEFA Intertoto Cup hingga Jatuh Cinta dengan Indonesia: Cerita Dragan Djukanovic, Pelatih Serbia Penemu Bakat Pratama Arhan

Pernah cicipi panggung UEFA, Dragan Djukanovic kini jatuh hati pada sepak bola Indonesia. Sang penemu bakat Pratama Arhan ini punya alasan menyentuh.
Selasa, 23 Desember 2025 - 22:35 WIB
Eks Pelatih PSIS Asal Serbia, Dragan Djukanovic
Sumber :
  • Doc.Dragan Djukanovic

Jakarta, tvOnenews.com - Pernah mencicipi kerasnya kompetisi UEFA, Dragan Djukanovic kini justru jatuh hati pada sepak bola Indonesia. Pelatih asal Serbia yang dikenal sebagai penemu bakat Pratama Arhan ini memiliki kisah perjalanan karier yang sarat makna.

Nama Dragan Djukanovic bukan sosok asing di kancah sepak bola internasional, mengingat rekam jejaknya melatih berbagai klub di Serbia, Montenegro, hingga Yunani. Juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut memiliki portofolio mentereng di Eropa sebelum akhirnya menjejakkan kaki di sepak bola Indonesia yang penuh dinamika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalamannya di Benua Biru terbilang impresif, salah satunya saat membawa OFK Belgrade melaju hingga babak perempat final UEFA Intertoto Cup musim 2008/2009. Dalam ajang antarklub Eropa itu, timnya sempat menang 1-0 di kandang atas wakil Yunani, FC Panionios, meski harus tersingkir pada laga tandang.

Kepiawaian Dragan dalam meramu strategi juga terbukti di negara asalnya. Ia sukses mengantar Lovćen FC menembus final Piala Montenegro dan mencatatkan prestasi bersejarah bagi klub tersebut.

Keberhasilan itu mengantarkan Dragan menyabet penghargaan sebagai pelatih terbaik Montenegro pada masanya. Pengakuan tersebut menjadi bukti kapasitasnya sebagai pelatih dengan visi dan karakter kuat.

Sebelum berlabuh di Indonesia, sentuhan tangan dingin Dragan juga sempat dirasakan di Asia Selatan. Ia mencatat sejarah sebagai pelatih pertama yang membawa Sheikh Russell dari Bangladesh lolos ke fase berikutnya di ajang AFC Cup.

Eks Pelatih PSIS asal Serbia, Dragan Djukanovic
Eks Pelatih PSIS asal Serbia, Dragan Djukanovic
Sumber :
  • Doc.Dragan Djukanovic

Pada 2016, Dragan mengambil keputusan besar dengan meninggalkan zona nyaman Eropa demi menerima tantangan dari Borneo FC. Ia mengaku tertarik dengan proyek jangka panjang yang ditawarkan klub asal Samarinda tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya bisa katakan bahwa saya tidak salah pilih, satu setengah tahun di Borneo sangat indah dan sukses, begitu juga kemudian di Semarang,” ujar Dragan kepada tvOnenews.com saat mengenang awal kiprahnya di Indonesia. Pengalaman itu menjadi titik balik yang memperkuat kedekatannya dengan sepak bola Tanah Air.

Di level nasional, Dragan dikenal sebagai pelatih yang piawai memoles bakat muda yang sebelumnya kurang mendapat perhatian. Filosofi tersebut ia terapkan secara konsisten dalam membangun tim.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT