News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Keputusan Kontroversial Ini Pernah Dibuat Wasit Steven Yubel Poli, Persija Jakarta Bukan Satu-satunya yang Dirugikan

Bukan hanya Persija Jakarta, kepemimpinan wasit Steven Yubel Poli juga pernah dipertanyakan ketika memimpin sejumlah pertandingan Super League sejak 2022 silam.
Selasa, 23 Desember 2025 - 08:05 WIB
Wasit Steven Yubel Poli
Sumber :
  • Viva/ILeague

tvOnenews.com - Kepemimpinan wasit asal Sulawesi Utara Steven Yubel Poli menjadi sorotan setelah dirinya bertugas di laga Semen Padang vs Persija Jakarta.

Dalam laga yang dihelat di Stadion H. Agus Salim, Senin malam (21/12), sejumlah keputusan dari sang wasit dianggap merugikan bagi tim tamu, Persija Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total dua kartu merah diberikan Steven Yubel Poli kepada pemain Persija Jakarta yaitu Figo Dennia dan Fabio Calonego. Bahkan, gol Maxwell Souza juga dianulir.

Tak pelak, sosok Steven Yubel Poli sempat merajai media sosial X hanya beberapa menit setelah memimpin pertandingan Semen Padang vs Persija Jakarta.

Sebenarnya, bukan kali ini saja keputusan wasit Steven Yubel Poli dipertanyakan oleh beberapa tim Super League dan para suporternya.

Mulai dari jenis pelanggaran, menganulir gol, hukuman kartu hingga kebijakan untuk mengecek VAR dari seorang Steven Yubel Poli tak lepas dari sorotan.

Lalu, kontroversi apa saja yang pernah dibuat wasit Steven Yubel Poli ketika ditugaskan memimpin pertandingan Super League?

1. Persebaya Surabaya vs PSS Sleman (11/8/2024)

Jelang Hadapi Persebaya, Paul Munster Ultimatum Pemain Bhayangkara: Fokus atau Habis!
Jelang Hadapi Persebaya, Paul Munster Ultimatum Pemain Bhayangkara: Fokus atau Habis!
Sumber :
  • ANTARA

Berawal dari tendangan pemain Persebaya Surabaya yang mengenai tangan bek PSS Sleman di kotak penalti, namun wasit Steven Yubel Poli tak menganggapnya sebagai sebuah pelanggaran.

Sempat didesak pelatih Paul Munster untuk mengecek VAR, namun Steven Yubel Poli malah memutuskan pelanggaran telah lebih dahulu dibuat pemain Persebaya Surabaya.

Sontak, Paul Munster saat konferensi pers setelah pertandingan menyayangkan keputusan wasit yang tergesa-gesa termasuk saat pengecekan VAR.

“Sangat lama sekali menurut saya, hampir 10 menit yang seharusnya bisa dua atau tiga menit, itu terlalu lama dan membuat pemain menunggu,” kata Paul Munster.

2. PSM Makassar vs Borneo FC (23 Desember 2022)

Bernardo Tavares, pelatih baru Persebaya Surabaya
Bernardo Tavares, pelatih baru Persebaya Surabaya
Sumber :
  • tvOnenews.com - Rusli Djafaar

Bernardo Tavares saat masih menukangi PSM Makassar mengkritik keras kepemimpinan wasit Steven Yubel Poli ketika berhadapan dengan Borneo FC.

Salah satu yang dikritisi oleh Bernardo Tavares adalah ketika pemain Borneo FC menghalangi Dzaky Asraf menggunakan tangannya. Tak ada hukuman kartu yang keluar dari sang wasit.

Bukan cuma itu, total 10 kartu kuning dikeluarkan dari saku Steven Yubel Poli. Bahkan, Borneo FC juga dirugikan setelah hanya mendapat tendangan bebas. Padahal, pelanggaran terjadi di dalam kotak penalti.

“Saya sangat frustasi dengan kepemimpinan wasit dalam laga ini,“ kata pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares.

3. PSM Makassar vs Persija Jakarta (29 September 2024)

Para pemain PSM Makassar siap hadapi Persik Kediri
Para pemain PSM Makassar siap hadapi Persik Kediri
Sumber :
  • ANTARA

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares sampai menggebrak meja saat membicarakan kepemimpinan wasit Steven Yubel Poli dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Bernardo Tavares berpendapat bahwa wasit Steven Yubel Poli semestinya menghukum Rizky Ridho dengan kartu merah setelah sikutnya mengenai pemain PSM Makassar.

Saking geramnya, urat-urat wajah Bernardo Tavares sampai keluar saat ia menyampaikan hal ini. Suaranya pun cukup keras hingga mengagetkan para awak media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika kita tidak meningkatkan kualitas wasit, kita tidak akan memiliki kesempatan untuk memajukan sepak bola Indonesia. Bagaimana mungkin pelanggaran seperti ini tidak mendapat kartu merah,” ungkap Tavares.

(han)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT