News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Lawas Zah Rahan Krangar: Playmaker Liberia yang Sering Dikasih Uang Umuh Muchtar tapi Tolak Tawaran Persib Bandung

Setelah gantung sepatu, playmaker Liberia Zah Rahan Krangar baru ungkap penawaran Umuh Muchtar kepadanya untuk gabung ke Persib Bandung beberapa tahun silam.
Minggu, 21 Desember 2025 - 12:47 WIB
Zah Rahan (kiri) saat memperkuat Sriwijaya FC
Sumber :
  • ANTARA/R Rekotomo/Koz/pd/07

tvOnenews.com - Zah Rahan Krangar identik dengan dua klub juara Liga Indonesia yang kini sedang berjuang di Divisi Championship yaitu Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura.

Namun, tahukah Anda bahwa Zah Rahan sebetulnya sempat dirayu oleh Umuh Muchtar untuk gabung Persib Bandung di era Liga Indonesia 2010-an?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Zah Rahan mengaku kalau Umuh Muchtar sering memberinya uang. Akan tetapi, ia memilih untuk memperpanjang kontrak bersama klubnya.

Lalu, bagaimana kisah lengkap tentang Zah Rahan Krangar, playmaker Liberia yang blak-blakan tolak Persib Bandung?

Lahir di ibu kota Liberia, Monrovia pada 7 Maret 1985, Zah Rahan Krangar memulai karier sepak bolanya bersama klub lokal Ducor Defenders di tahun 1999 hingga 2001.

Pindah ke Karn United selama semusim dari 2001 sampai 2002, playmaker berpostur 165 cm tersebut memutuskan karier ke Eropa dengan gabung klub Swiss, SC YF Juventus.

Kurang cocok dengan kultur Eropa, Zah Rahan Krangar balik ke Afrika. Klub papan atas Kamerun RC Bafoussam jadi destinasi berikutnya.

Saat itu, ia masih berusia 18 tahun, namun pengalaman abroadnya cukup mengesankan. Sampai kemudian, tawaran masuk dari klub Liga Indonesia.

Adalah Persekaba Badung yang merekrutnya pada 2004 sebelum dipinang Persekabpas Pasuruan semusim berikutnya. Dari sini, kiprah Zah Rahan meroket.

Dua musim di Persekabpas Pasuruan, Zah Rahan bawa timnya itu lolos 8 besar Liga Indonesia. Padahal, klub asal Jawa Timur tersebut datang sebagai underdog.

Zah Rahan (kiri) saat memperkuat Madura United
Zah Rahan (kiri) saat memperkuat Madura United
Sumber :
  • Instagram @zkrangar10

Sriwijaya FC yang tengah membangun The Dream Team setelah berganti nama dari Persijatim Jakarta Timur akhirnya membajak Zah Rahan Krangar.

Tak butuh waktu lama, Zah Rahan membentuk trio di lini serang Sriwijaya FC bersama Anoure Obiora dan Keith Kayamba Gumbs pada Liga Indonesia 2007.

Tiga trofi dipersembahkan Zah Rahan Krangar bersama Sriwijaya FC yaitu satu Liga Indonesia serta dua gelar Copa Indonesia atau Piala Indonesia.

Bukan cuma itu, trofi Community Shield 2009/2010 hingga MVP Liga Indonesia 2008 juga menjadi sejarah manis Zah Rahan Krangar bersama Sriwijaya FC.

Persipura Jayapura jadi petualangan berikutnya untuk Zah Rahan. Tuahnya di Sriwijaya FC berlanjut ketika ia membawa Mutiara Hitam juara Liga Indonesia 2010.

Empat musim di Persipura Jayapura, playmaker yang akrab dengan nomor punggung 10 itu mencoba peruntungan di Malaysia bersama klub Felda United.

Akan tetapi, kariernya malah merosot sepulang dari Malaysia. Sempat tidak punya klub, Zah Rahan lebih sering berpindah-pindah tim.

Mulai dari Madura United, PSS Sleman hingga Persela Lamongan pernah dia bela. Zah Rahan kemudian pensiun pada 2021. Kini, ia berada di Liberia, kampung halamannya.

Di sana, Zah Rahan Krangar lebih banyak menghabiskan waktunya bersama keluarga kecilnya. Selain itu, status legenda juga tersemat untuknya di Liberia.

Ketika bermain di Liga Indonesia, Zah Rahan ternyata langganan timnas Liberia. Debutnya terjadi di Kualifikasi Piala Afrika pada tanggal 3 September 2006.

Saat berhadapan dengan Guinea Ekuatorial, Zah Rahan sukses mencetak satu gol untuk Liberia meskipun pada akhirnya mereka kalah 1-2 dari sang lawan.

Total sembilan tahun Zah Rahan Krangar menjadi pemain andalan timnas Liberia sejak 2006-2015. Dari 28 kali penampilan, sang pemain membukukan empat gol.

Kisah Zah Rahan dengan Persib Bandung

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Jika melihat catatan kariernya, tak ada nama Persib Bandung di CV Zah Rahan Krangar. Kendati demikian, sang playmaker membuat pengakuan mengejutkan.

Mengutip dari podcastnya bersama Tomy Desky, Zah Rahan mengaku kalau Persib Bandung pernah mencoba layangkan tawaran untuknya. 

“Kalo Persib Bandung sudah lama, waktu saya main di Persekabpas, Persib mau saya karena Pak Umuh,” kata Zah Rahan Krangar.

Walaupun sangat respek terhadap sosok Umuh Muchtar, namun saat itu Zah Rahan memilih untuk memperpanjang kontraknya bersama Persekabpas Pasuruan. 

“Dia bapak yang sangat bagus, dia sering kasih saya uang, dia bilang 'Hey Zah, ayo cepat ke Persib Bandung',“ ceritanya.

“Tapi sebelum liga habis, saya sudah tandatangan kontrak baru,“ lanjut Zah Rahan.

Di akhir pernyataannya, Zah Rahan Krangar memberikan ucapan selamat atas prestasi Persib Bandung sekaligus memuji sosok dari Umuh Muchtar.

“Saya mau bilang sama Pak Umuh, selamat buat Persib Bandung untuk champion liga Indonesia dan saya mau bilang juga sukses untuk Persib Bandung main di Liga Champions Asia,“ ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Aku mau bilang sama Pak Umuh terima kasih karena dia yang bangun Persib Bandung, di mana-mana Persib Bandung main, Bapak ada di situ, itu manajer yang sangat luar biasa,“ jelas Zah Rahan Krangar.

(han)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT