News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Amarzukih? Eks Gelandang Persija yang Ungkap Alasan Macan Kemayoran Cocok Bergaya Brasil

Masih ingat Amarzukih? Eks gelandang Persija Jakarta ini mengungkap alasan Macan Kemayoran dinilai cocok menggunakan gaya permainan Brasil.
Rabu, 17 Desember 2025 - 13:16 WIB
Amarzukih saat di Persija Jakarta
Sumber :
  • X/Persija Jakarta

Pada usia yang tak lagi muda, Amarzukih masih dipercaya bermain dan memimpin tim, termasuk saat membela Persipasi Kota Bekasi di Liga 3. 

Pengalamannya menjadikannya figur panutan bagi pemain-pemain muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, meski tak lagi aktif di level tertinggi sebagai pemain, Amarzukih masih mengikuti perkembangan sepak bola nasional, khususnya Persija Jakarta.

Dalam perbincangan terbarunya, ia menyoroti wajah baru Macan Kemayoran di Super League 2025/2026 yang kental dengan nuansa Brasil.

Menurutnya, komposisi pemain asing asal Negeri Samba memberikan warna dan kekuatan tersendiri bagi Persija.

"Untuk musim ini, saya lihat kemarin yang saya nonton tuh top banget sih dari pemain-pemain Brasil," ujar Amarzukih saat hadir di podcast YouTube Bicara Bola.

Di musim tersebut, Persija memang diperkuat banyak pemain asal Brasil seperti Gustavo Franca, Gustavo Almeida, Alan Cardoso, Thales Lira, hingga Allano Brendon de Souza Lima.

Ditambah nama-nama lain seperti Maxwell Souza de Lima, Fabio Calonego, Van Basty Sousa, Carlos Eduardo, serta kedatangan Bruno Tubarao sebagai pemain asing anyar.

Tak hanya itu, Persija juga ditangani pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, yang sebelumnya sempat berkiprah di Liga 1 bersama Madura United.

Bagi Amarzukih, gaya bermain ala Brasil bukan hal asing bagi Persija. Ia menilai pendekatan tersebut justru memiliki benang merah dengan sejarah klub.

"Sebenarnya Persija itu sangat cocok ala-ala Brasil, karena dulu di 2001 saat juara, Luciano Leandro dari Brasil, Antonio Claudio juga Brasil," jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Persija kembali meraih gelar Liga 1 pada 2018 dengan kehadiran Renan Silva, yang juga berasal dari Brasil.

Menurutnya, kontribusi pemain-pemain Brasil kerap menjadi faktor penting dalam perjalanan prestasi Macan Kemayoran.

Sebagai putra asli Betawi, harapan Amarzukih sederhana: melihat Persija kembali berjaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai sentuhan Mauricio Souza dan dominasi pemain Brasil di lini tengah membuat permainan Persija terlihat berbeda, bahkan sejak awal musim.

"Gelandangnya semua pemain asing Brasil semua. Kemarin saya nonton top banget emang. Itu golnya bukan kelas di sini lagi, udah top Eropa," tandasnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT