News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persebaya di Persimpangan, Pilih Pelatih asal Meksiko atau Serbia?

Hingga memasuki pekan ke-14, kursi pelatih kepala Bajul Ijo masih kosong, memunculkan spekulasi terkait dua nama asing yang kini mencuat, yakni Benjamin Mora dan Dragan Djukanovic
Selasa, 16 Desember 2025 - 21:51 WIB
Kolase foto Benjamin Mora - logo Persebaya - Dragan Djukanovic
Sumber :
  • Benjamin Mora - logo Persebaya - Dok. Dragan Djukanovic

Pengalamannya menangani klub dengan tuntutan juara dinilai sejalan dengan karakter Persebaya sebagai tim besar dengan basis suporter fanatik.

Selain JDT, Mora juga pernah menangani Atlas FC dan York United FC. Saat ini, ia diketahui masih berstatus sebagai pelatih kepala Querétaro FC sejak Desember 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namanya pun bukan asing bagi publik sepak bola Indonesia, lantaran sempat dikaitkan dengan Persib Bandung.

Jika berhasil didatangkan, Persebaya berpotensi memiliki pelatih berlevel Asia yang terbiasa membangun permainan disiplin, solid, dan konsisten—fondasi yang sangat dibutuhkan Bajul Ijo untuk bangkit di putaran kedua.

Namun, Benjamin Mora bukan satu-satunya opsi. Pesona dan nama besar Persebaya juga berhasil menarik minat pelatih asal Serbia, Dragan Djukanovic.

Eks Pelatih PSIS, Dragan Dukanovic
Eks Pelatih PSIS, Dragan Dukanovic
Sumber :
  • Doc.Dragan Dukanovic

Juru taktik berlisensi UEFA Pro itu secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk kembali ke Indonesia demi menangani Bajul Ijo.

Dalam wawancara eksklusif bersama tvOnenews.com, Dragan menyebut Persebaya sebagai klub besar yang seharusnya berada di posisi lebih baik.

“Persebaya sudah lama memiliki masalah, padahal ini adalah klub yang sangat besar dan pantas mendapatkan yang lebih baik, begitu juga dengan para penggemarnya yang fenomenal,” ujar Dragan.

Mantan pelatih PSIS Semarang dan Borneo FC tersebut mengaku masih memiliki ambisi yang belum tuntas di Indonesia.

“Saya melihat ke depan, tentu saja selalu ada opsi, tetapi sejujurnya saya ingin bekerja di Indonesia lagi dan menangani klub dengan target tertinggi,” tegasnya.

Saat ini, Dragan masih melatih Maziya S&RC di Liga Maladewa. Namun, ia menilai tantangan di sana tidak sebanding dengan atmosfer sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perbandingan dengan Indonesia tidak bisa dilakukan karena sepak bola di Indonesia adalah jalan hidup, sementara di sana lebih sebagai hiburan,” ungkapnya.

Pengalaman Dragan juga terbilang mentereng. Ia pernah membawa Sheikh Russell dari Bangladesh mencetak sejarah di AFC Cup, menjadi finalis Piala Montenegro bersama Lovćen FC, hingga menembus perempat final UEFA Intertoto Cup bersama OFK Belgrade.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT