News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Gol Spektakuler Achmad Jufriyanto? Tendangan Petir ala Roberto Carlos yang Robek Gawang Sriwijaya

Masih ingat dengan momen ikonik legenda Persib, Achmad Jufriyanto yang ia ciptakan di momen-momen krusial, salah satunya di Final Piala Presiden 2015?
Selasa, 9 Desember 2025 - 23:19 WIB
Kapten Persib Achmad Jufriyanto
Sumber :
  • Persib/Barly Isham

tvOnenews.com - Masih ingat dengan momen ikonik legenda PersibAchmad Jufriyanto atau 'Jupe' yang ia ciptakan di momen-momen krusial, salah satunya di Final Piala Presiden 2015?

Sosok Achmad Jufriyanto atau 'Jupe' bukan hanya sekadar bek tengah Persib Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia adalah saksi hidup dari dua era kejayaan Maung Bandung yaitu pada ISL 2014 dan Piala Presiden 2015, serta satu-satunya pemain tersisa dari skuad emas tersebut.

Masih Ingat Achmad Jufriyanto yang Jadi Satu-satunya Pemain Persib dengan 2 Trofi Liga Indonesia
Masih Ingat Achmad Jufriyanto yang Jadi Satu-satunya Pemain Persib dengan 2 Trofi Liga Indonesia
Sumber :
  • Persib

Nama Jupe melekat kuat di ingatan Bobotoh berkat gol-gol krusial yang ia ciptakan di momen-momen paling menentukan.

Salah satu kisah paling ikonik dari perjalanan Jupe terjadi di final Piala Presiden 2015.

Pada laga panas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Persib berhadapan dengan Sriwijaya FC di depan lebih dari 70 ribu pasang mata.

Tak banyak yang menduga bahwa Jupe, seorang bek tengah, justru menjadi pembuka jalan kemenangan.

Pada menit keenam, Persib mendapat tendangan bebas jauh dari kotak penalti. Jupe mengambil ancang-ancang panjang layaknya Roberto Carlos.

Sepakan kerasnya menembus pagar betis dan meluncur deras ke pojok gawang Dian Agus. Gol itu membuat mental Sriwijaya FC runtuh dan mengangkat kepercayaan diri Persib.

Pertandingan pun berakhir 2-0 untuk Maung Bandung, dengan Jupe menjadi salah satu pahlawan kemenangan.

Eksekutor Penalti Penentu Gelar ISL 2014

Pemain Persib, Achmad Jufriyanto
Pemain Persib, Achmad Jufriyanto
Sumber :
  • Dok Persib

Setahun sebelumnya, Jupe juga menjadi aktor penting saat Persib merebut gelar ISL 2014.

Dalam final yang menegangkan melawan Persipura Jayapura, laga harus berlanjut ke babak adu penalti setelah skor imbang 2-2.

Sebagai penendang kelima, Jupe memikul beban berat. Jika ia gagal, peluang Persib meraih gelar bisa buyar.

Namun dengan ketenangan luar biasa, ia menaklukkan kiper Persipura dan memastikan Persib meraih gelar ISL pertamanya sejak 1994.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak momen itu, nama Achmad Jufriyanto masuk ke jajaran legenda klub.

Memasuki musim Liga 1 2023/2024, posisi Jupe mulai berubah. Bukan lagi menjadi pilihan utama setiap pekan, ia perlahan beralih menjadi figur senior yang membimbing pemain-pemain muda.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT