News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eduardo Perez Jelaskan Alasan Kenapa Persebaya Tak Bisa Kalahkan Arema FC

Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez akhirnya buka suara usai timnya gagal memetik kemenangan atas Arema FC pada pekan ke-13 Super League 2025/2026, sebelum akhirnya ia dipecat.
Minggu, 23 November 2025 - 17:42 WIB
Eduardo Perez
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rizal Hanafi

tvOnenews.com – Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez akhirnya buka suara usai timnya gagal memetik kemenangan atas Arema FC pada pekan ke-13 Super League 2025/2026, sebelum akhirnya ia dipecat.

Pertandingan bertajuk Derby Jawa Timur itu berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, pada Sabtu (22/11/2025). Hasil tersebut memperpanjang tren kurang maksimal Persebaya dalam beberapa laga terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laga tersebut, Arema FC sempat unggul lebih dulu setelah gol bunuh diri Dime Dimov pada menit ke-63. Persebaya kemudian menyamakan kedudukan lewat sepakan sang kapten Bruno Moreira di menit ke-73.

Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez
Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez
Sumber :
  • Antara

 

Eduardo menilai Persebaya sebenarnya tampil lebih dominan, namun kelemahan dalam penyelesaian akhir membuat kemenangan kembali melayang.

“Target kami hari ini adalah meraih tiga poin untuk para pendukung. Kami lebih baik daripada Arema, tapi sepak bola adalah soal siapa yang mencetak gol terbanyak,” ujar pelatih asal Spanyol itu.

Dia juga mengakui bahwa satu poin terasa jauh dari cukup, terlebih pertandingan sebesar Derby Jatim selalu sarat gengsi dan tekanan dari suporter semakin besar.

Bruno Moreira, pencetak gol penyama kedudukan di laga tersebut, tak menutupi rasa kecewanya.

“Kami sangat kecewa dengan hasilnya. Tapi kami sudah melakukan semua yang kami bisa. Kami bekerja sangat keras, bukan hanya hari ini, tetapi sepanjang minggu,” tegas Bruno.

Pemain Persebaya Surabaya, Bruno Moreira Soares
Pemain Persebaya Surabaya, Bruno Moreira Soares
Sumber :
  • Instagram/@brunomoreira99

 

Hasil imbang ini membuat Persebaya tetap tertahan di posisi delapan klasemen sementara dengan 16 poin. Sementara Arema FC berada satu tingkat di bawahnya, juga dengan 16 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Catatan ini makin menegaskan inkonsistensi Bajul Ijo. Dari enam laga terakhir, Persebaya hanya sekali menang, empat kali imbang, dan satu kali kalah.

Bahkan, hasil ini menjadi yang pertama kalinya Persebaya gagal menang atas Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Dalam enam laga kandang sebelumnya, Bajul Ijo selalu keluar sebagai pemenang.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT