Eduardo Perez Jelaskan Alasan Kenapa Persebaya Tak Bisa Kalahkan Arema FC
- ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
tvOnenews.com – Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez akhirnya buka suara usai timnya gagal memetik kemenangan atas Arema FC pada pekan ke-13 Super League 2025/2026, sebelum akhirnya ia dipecat.
Pertandingan bertajuk Derby Jawa Timur itu berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, pada Sabtu (22/11/2025). Hasil tersebut memperpanjang tren kurang maksimal Persebaya dalam beberapa laga terakhir.
Dalam laga tersebut, Arema FC sempat unggul lebih dulu setelah gol bunuh diri Dime Dimov pada menit ke-63. Persebaya kemudian menyamakan kedudukan lewat sepakan sang kapten Bruno Moreira di menit ke-73.
- Antara
Eduardo menilai Persebaya sebenarnya tampil lebih dominan, namun kelemahan dalam penyelesaian akhir membuat kemenangan kembali melayang.
“Target kami hari ini adalah meraih tiga poin untuk para pendukung. Kami lebih baik daripada Arema, tapi sepak bola adalah soal siapa yang mencetak gol terbanyak,” ujar pelatih asal Spanyol itu.
Dia juga mengakui bahwa satu poin terasa jauh dari cukup, terlebih pertandingan sebesar Derby Jatim selalu sarat gengsi dan tekanan dari suporter semakin besar.
Bruno Moreira, pencetak gol penyama kedudukan di laga tersebut, tak menutupi rasa kecewanya.
“Kami sangat kecewa dengan hasilnya. Tapi kami sudah melakukan semua yang kami bisa. Kami bekerja sangat keras, bukan hanya hari ini, tetapi sepanjang minggu,” tegas Bruno.
- Instagram/@brunomoreira99
Hasil imbang ini membuat Persebaya tetap tertahan di posisi delapan klasemen sementara dengan 16 poin. Sementara Arema FC berada satu tingkat di bawahnya, juga dengan 16 poin.
Catatan ini makin menegaskan inkonsistensi Bajul Ijo. Dari enam laga terakhir, Persebaya hanya sekali menang, empat kali imbang, dan satu kali kalah.
Bahkan, hasil ini menjadi yang pertama kalinya Persebaya gagal menang atas Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Dalam enam laga kandang sebelumnya, Bajul Ijo selalu keluar sebagai pemenang.
Load more