News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Harry Salisbury? Pemain Sayap Persib Bandung Era 2000-an yang Terlupakan, Anaknya Kini Jadi Wonderkid Persija Jakarta

Lebih dikenal saat di PSIS Semarang, nyatanya Harry Salisbury menjadi salah satu pemain yang pernah membela dua klub besar yaitu Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Minggu, 23 November 2025 - 14:29 WIB
Eks Persib Bandung dan Persija Jakarta Harry Salisbury
Sumber :
  • Instagram @harrysalisbury17

tvOnenews.com - Harry Salisbury sempat menjadi anak kesayangan dari pelatih Persib Bandung era Liga Indonesia 2008/2009 yaitu Jaya Hartono.

Ketika itu, Jaya Hartono kepincut dengan penampilan Harry Salisbury yang cukup apik saat memperkuat PSIS Semarang dan Persijatim pada dekade 2000-an.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun cukup disayangkan, Harry Salisbury yang diharapkan bisa menjadi penambal lubang di sayap kiri Persib Bandung malah kalah saing dari pemain muda, Atep.

Hingga akhirnya Harry Salisbury minggat dari Siliwangi pada musim berikutnya. Siapa sangka, dia justru gabung Persija Jakarta setelah itu.

Lebih lanjut, putra sulung Harry Salisbury bahkan juga ikuti jejak sang ayah. Ia menjadi wonderkid di Persija Jakarta hingga diandalkan Timnas Indonesia U-23.

Lalu, bagaimana kabar Harry Salisbury sekarang?

Harry Salisbury (kiri bawah) lebih dikenal ketika main untuk PSIS Semarang
Harry Salisbury (kiri bawah) lebih dikenal ketika main untuk PSIS Semarang
Sumber :
  • Instagram @harrysalisbury17

 

Lahir pada 15 April 1977, Harry Salisbury merupakan putra asli Jakarta. Ia memulai kariernya ketika tampil untuk PON DKI Jakarta  di tahun 2000.

Pada tahun yang sama, Harry Salisbury merapat ke Persijatim Jakarta Timur. Ia menjadi salah satu pemain sayap kiri yang dianggap potensial.

Penampilannya mencuri perhatian ketika Persijatim kalahkan Persija Jakarta yang kelak akan menjadi timnya di final Piala Soeratin 2000. Empat tahun dia perkuat klub ini.

Ketika Persijatim pindah ke Palembang dan berubah nama menjadi Sriwijaya FC, Harry Salisbury memilih untuk terima tawaran dari PSIS Semarang.

Di sinilah kariernya meroket. Tergabung di skuad penuh bintang seperti Emanuel De Porras, Gustavo Ortiz, dan Maman Abdurrahman, Harry Salisbury bawa PSIS Semarang ke final Liga Indonesia 2006.

Dengan atribut kaki kiri yang cukup mumpuni serta beroperasi di sektor sayap yang mobile membuat pelatih Persib Bandung Jaya Hartono melirik Harry Salisbury.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Jaya Hartono ingin menyempurnakan puzzle di skuad Maung Bandung. Dengan formasi andalan 3-4-3, Harry Salisbury dirasa cocok isi kepingan itu.

Sebaliknya, pria berpostur 171 cm itu cukup kesulitan di Persib Bandung. Ia lebih sering dicadangkan bahkan tak jarang digantikan pemain lain ketika jadi starter.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT