News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Invasi Bobotoh dan Pelemparan Botol di Kandang Bali United, Komisi Disiplin PSSI Denda Persib Ratusan Juta

PSSI merilis hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada Kamis (13/11/2025). Hasil sidang tersebut berlaku untuk kompetisi Elite Pro Academy, Championship dan Super League. 
Kamis, 13 November 2025 - 20:06 WIB
Invasi Bobotoh dan Pelemparan Botol di Kandang Bali United, Komisi Disiplin PSSI Denda Persib Ratusan Juta
Sumber :
  • Persib

Jakarta, tvOnenews.com - Invasi suporter Persib, Bobotoh hingga terjadi pelemparan botoh di kandang Bali United, Kapten I Wayan Dipta Gianyar berujung pada sanksi denda untuk Persib oleh Komite Disiplin PSSI

PSSI merilis hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada Kamis (13/11/2025). Hasil sidang tersebut berlaku untuk kompetisi Elite Pro Academy, Championship dan Super League

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari rentetan hasil sidang, Persib Bandung menjadi salah satu klub yang diganjar sanksi berat dalam lawatannya melawan Dewa United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 1 November 2025 lalu. 

Saat itu Persib Bandung menang dari Bali United dengan skor 1-0. Namun kemenangan Persib tercoreng dengan pelanggaran yang dilakukan oleh suporter mereka sendiri. 

Bahkan denda ratusan juta rupiah pun wajib dibayarkan Maung Bandung atas rentetan sanksi tersebut. 

Persib Bandung terbukti bersalah dengan pelanggaran adanya suporter Persib Bandung sebagai suporter klub tim tamu yang hadir dalam pertandingan. Hasilnya, Komdis PSSI memberikan denda sebesar Rp25 juta. 

Tak berhenti di sana, Persib Bandung pun mendapatkan sanksi karena terbukti bersalah atas penyalaan flare atau suar dengan denda total Rp60 juta. 

Persib terbukti bersalah dengan adanya penyalaan dua buah flare di Tribun Selatan, satu buah suar yang masuk ke lapangan di bawah Tribun Selatan dan satu buah flare di tribun sayap selatan yang dilakukan oleh suporter Persib. 

Tak berhenti di sana, klub yang dipimpin oleh Bojan Hodak ini pun terbukti bersalah dengan terjadinya pelemparan botol di tribun selatan. Atas pelanggaran ini, Persib Bandung mendapatkan denda sebesar Rp30 juta. 

Total, Persib Bandung harus membayar denda sebesar Rp115 juta yang seluruhnya karena kesalahan suporter. 

Sementara untuk tim tuan rumah, Bali United terbukti bersalah dengan pelemparan botol di tribun selatan dengan sanksi denda Rp30 juta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bali United pun mendapatkan sanksi setelah pemainnya, Mirza Mustafic terbukti bersalah dengan diberikannya kartu merah langsung oleh wasit. 

Komdis PSSI membuktikan bahwa Mirza Mustafic terbukti bersalah dengan melakukan pelanggaran serius menginjak pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT