News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Hariono? Si Gondrong Cintanya Para Bobotoh yang Janji akan Kembali ke Persib Bandung, Setelah 6 Tahun, Dia Malah...

Persib Bandung pernah punya gelandang petarung dalam diri 'Si Gondrong' Hariono. Berpisah pada 2019 dan berjanji akan kembali, bagaimana kabarnya sekarang?
Rabu, 12 November 2025 - 11:09 WIB
Legenda Persib Bandung Hariono (kiri) dan Michael Essien (kanan)
Sumber :
  • Instagram @michaelessien

tvOnenews.com - Hariono bisa disebut sebagai 'tukang jagal' di lini tengah Persib Bandung dalam beberapa musim sebelum hengkang pada 2019.

Di momen perpisahannya, Hariono sempat berjanji kalau dia akan balik ke Persib Bandung suatu hari nanti. Namun hingga sekarang, ia tak kunjung kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, bagaimana keadaan Hariono sekarang hingga membuatnya belum tunaikan janjinya pulang ke Bandung?

Merupakan putra asli Sidoarjo, Hariono lahir pada 2 Oktober 1985. Ia memulai karier sepak bolanya bersama klub lokal Persida Sidoarjo tahun 2003 dan Deltras Sidoarjo.

Sejak awal, si gondrong memang sudah punya karakteristik khas sebagai pemain serba bisa. Gelandang tengah, bertahan hingga serang piawai dia mainkan.

Ketika di Deltras Sidoarjo, Hariono yang berstatus pemain muda selalu diandalkan pelatih Jaya Hartono. Keduanya bahu membahu untuk finis di 8 besar Liga Indonesia 2007.

Jaya Hartono kemudian diangkut Persib Bandung buntut kesuksesan di musim sebelumnya. Tak disangka, sang pelatih juga mengajak Hariono dan beberapa anak asuhnya.

Kabarnya saat itu, Persib Bandung harus merogoh kocok sampai Rp1,74 miliar untuk mendatangkan gerbong pelatih dan pemain Deltras Sidoarjo termasuk Hariono.

Di saat gerbong Deltras Sidoarjo satu per satu pergi dari Persib Bandung, hanya Hariono saja yang tetap bertahan. Kecintaan Bobotoh terhadapnya juga besar.

Eks Persib Bandung Hariono
Eks Persib Bandung Hariono
Sumber :
  • Instagram

 

Buktinya, Hariono menjadi pemain yang tak tergantikan di lini tengah Persib Bandung bahkan selama 11 tahun dengan dua trofi yaitu Piala Presiden dan Liga Indonesia.

Dari Persib Bandung, Hariono kemudian mendapat panggilan Timnas Indonesia. Total 16 penampilan dia catatkan, suatu pencapaian terbaik dalam hidupnya.

Akan tetapi, perjalanan Hariono di Persib Bandung terhenti pada Liga 1 2019. Jelang akhir musim, ia umumkan hengkang karena tak masuk skema pelatih Robert Rene Alberts.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan cuma itu, Hariono juga berjanji akan kembali ke Persib Bandung. Hal itu disambut baik oleh manajemen bahkan nomor punggung 24 miliknya kini dipensiunkan.

“Terima kasih buat semua bobotoh, tanpa kalian saya bukan apa-apa. Jujur dari lubuk hati yang paling dalam, saya ingin pensiun di Persib,“ kata Hariono.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT