News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Madura United Terima Kritik Suporter dengan Legawa usai Sulit Menang di Laga Kandang Super League 2025-2026

Madura United menerima kritik suporter dengan legawa usai sulit menang di laga kandang Super League 2025-2026. Hal itu diungkapkan pihak manajemen.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 23:33 WIB
Madura United Masih Terpuruk, Lulinha Tegaskan Tim Harus Segera Bangkit
Sumber :
  • ANTARA

Jakarata, tvOnenews.com – Madura United menerima kritik suporter dengan legawa usai sulit menang di laga kandang Super League 2025-2026. Hal itu diungkapkan pihak manajemen.

Madura United tampil tidak sesuai harapan di Super League musim ini. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu hanya meraih dua kali menang, tiga seri, dan sisanya menelan kekalahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya, posisi Madura United belum jauh dari zona merah dengan hanya mengumpulkan sembilan poin. Mereka kini menduduki peringkat ke-13.

Terbaru, Laskar Sape Kerrab takluk di kandang sendiri melawan Persija Jakarta. Rentetan tren negatif Madura United setiap bermain di laga kandang menjadi sorotan suporter di media sosial.

Madura United Vs Persija Jakarta
Madura United Vs Persija Jakarta
Sumber :
  • X - Persija Jakarta

 

Mereka menyampaikan kritik dan aspirasinya untuk berbenah agar bisa menuai hasil lebih maksimal. Manajemen Madura United merespons kritikan tersebut dengan positif.

Manajer tim Umar A. Wachdin menerima aspirasi tersebut dengan tangan terbuka. Namun, dengan catatan, kritikan yang konstruktif dan tidak menyudutkan beberapa pihak atau individu.

"Tentu saja kritik itu selama disampaikan dengan cara yang santun tanpa harus mendiskreditkan salah satu pihak atau individu per individu, tentunya kami akan menerimanya dengan lapang dada dan menjadikan itu bagian dari sebuah saran yang membangun," kata Umar.

Umar yang memandang suporter sebagai bagian dari tim berjuluk Laskar Sape Kerrab. Dia mengatakan, keduanya tidak bisa dipisahkan karena saling berkaitan.

"Kami tentunya tidak bisa melepaskan diri dari suporter. Artinya, kami ketahui bersama bahwa fans adalah bagian tidak terpisahkan dari sebuah klub, kami ada karena mereka, mereka ada karena kami. Artinya ini sebuah simbiosis mutualisme," tambahnya.

Lebih lanjut, Umar memastikan bahwa jajaran manajemen telah melakukan evaluasi atas rentetan hasil di Super League 2025/26.

Salah satu hasil evaluasi manajemen ialah mulai mengutak-atik komposisi skuad untuk persiapan bursa transfer paruh musim pada medio awal Januari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami bisa mencari pemain yang layak, just see, karena kami juga masih punya waktu sampai bulan Desember," tandasnya.

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT