News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI dan Persib Bandung Kompak Dapat Sanksi dari Komite Disiplin AFC, Piala Presiden Ikut Terseret

Dua sanksi tersebut diterima PSSI dan Persib dalam dua ajang yang berbeda. PSSI dihukum atas dalih Piala Presiden dan Persib dalam play off AFC Champions League Two 2025-2026.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 00:11 WIB
PSSI dan Persib Bandung Kompak Dapat Sanksi dari Komite Disiplin AFC, Piala Presiden Ikut Terseret
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI dan Persib Bandung kompak mendapatkan sanksi dari Komite Disiplin AFC. AFC mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin AFC pada 2 dan 3 Oktober 2025 melalui laman resmi AFC pada Senin (6/10/2025). 

Dua sanksi tersebut diterima PSSI dan Persib dalam dua ajang yang berbeda. PSSI dihukum atas dalih Piala Presiden dan Persib dalam play off AFC Champions League Two 2025-2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Piala Presiden 2025 yang digelar ada 6-14 Juli 2025 mendatang meninggalkan catatan negatif dari AFC. AFC memastikan PSSI salah setelah terbukti terlambat mengajukan permohonan penyelenggara pertandingan.

PSSI terbukti melakukan pelanggaran dari Prosedur Perizinan untuk Pertandingan Internasional Tingkat 2 dan Kompetisi Internasional Tingkat 2-Pasal 11, Regulasi AFC yang Mengatur Pertandingan Internasional.

"Pihak tergugat terlambat mengajukan permohonan izin penyelenggaraan pertandingan. Ini merupakan pelanggaran ketiga yang dilakukan oleh pihak tergugat dalam periode pelanggaran terulang," tulis AFC. 

Denda tersebut wajib dibayarkan PSSI hanya dalam waktu 30 hari per surat tersebut diedarkan AFC. 

PSSI terbukti melakukan kesalahan administratif dengan sanksi denda sebesar 1.250 Dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp20 juta. Sanksi tersebut wajib dibayarkan maksimal 30 hari setelah AFC mengumumkan pelanggaran tersebut.

Tidak berhenti di sana, Persib Bandung pun terbukti melakukan pelanggaran dan menjadi catatan AFC. Pelanggaran tersebut terjadi ketika Persib Bandung menjamu Manila Digger di babak play off AFC Champions League Two 2025-2026. 

Menariknya, Persib Bandung melanggar sesuatu yang belum penah dilakukan Maung Bandung. Yakni menyimpan nomor kursi di setiap tribun serta menempatkan penggemar sesuai dengan kursi tribunnya. 

"Pihak Tergugat gagal memastikan bahwa seluruh baris tempat duduk telah diberi identifikasi dan seluruh kursi telah diberi nomor sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta gagal memastikan bahwa seluruh tiket telah diberi nomor sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tulis AFC. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persib Bandung terbukti melakukan pelanggaran dalam regulasi 'Seating' yang tertera pada Regulasi Stadion AFC pasal nomor 39. 

Persib wajib membayarkan denda 1000 dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp16,5juta atas pelanggaran pasal 39.2 dan 39.3. Serta tambahan sanksi 1000 dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp16,5 juta atas pelanggaran pasal 37.1 Regulasi Kompetisi AFC Champions League Two. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT