News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persib dan Persija Tumben Kompak, Keluhkan I.League Atur Empat Laga Tandang Beruntun

I.League memberikan jadwal laga tandang beruntun untuk Persib Bandung dan Persija Jakarta. 
Rabu, 24 September 2025 - 14:43 WIB
Persib dan Persija Tumben Kompak, Sama-sama Pasrah I.League Atur Empat Laga Tandang Beruntun
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/Ilham Giovani/Persib

Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung dan Persija Jakarta kompak soal laga tandang beruntun di Super League 2025-2026. 

I.League memberikan jadwal laga tandang beruntun untuk Persib Bandung dan Persija Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persib Bandung menghadapi empat laga beruntun dengan menantang Arema FC, Persita Tangerang, Bangkok United dan PSBS Biak. 

Pertandingan tersebut tak hanya berlangsung di Super League namun juga di AFC Champions League Two 2025-2026.

Persib lebih dahulu menghadapi Persita Tangerang pada Sabtu (27/9/2025) dan langsung terbang ke Thailand untuk menghadapi Bangkok United pada Rabu (1/10/2025).  

Pelatih Persib, Bojan Hodak mengakui hal yang menyulitkan Persib sebenarnya bukanlah laga tandang beruntun, namun keputusan I.League yang terkesan mendadak untuk kandang Persita dari Stadion Indomilk ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. 

Hal ini membuat Persib mengubah rencana dari yang awalnya bersiap terbang ke Bangkok melalui Tangerang menjadi berangkat dari Bali. 

"Ada perubahan (venue) di menit akhir, jadi tidak mudah untuk bisa lebih terorganisir dalam berangkat ke Bali," kata Bojan Hodak. 

"Masalah lain bagi kami adalah harus mencari solusi agar pergi langsung ke Bangkok supaya kami tidak terlalu kelelahan dalam perjalanan," katanya. 

Sementara itu, Persija Jakarta pun melakoni empat laga tandang beruntun dengan melawan Bali United, PSM Makassar, Borneo FC dan Persebaya Surabaya. 

Dari dua laga tandang tersebut, Macan Kemayoran memetik satu hasil imbang dan kalah perdana di musim ini dari PSM Makassar. 

Bagi pelatih Persija, Mauricio Souza, laga tandang beruntun ini berat bagi tim dan tidak masuk akal untuk dilakoni oleh Rizky Ridho cs. 

"Saya mau bicara, itu tidak msuk akal untuk main empat laga tandang. Kalian bisa bicara dengan saya jika ada tim yang bermain empat kali beruntun di luar kandang, saya tidak tahu," kata Mauricio Souza. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, perjalanan panjang demi melawan tim kuat jadi catatan ketika tim harus melawan tim kuat yang juga berada di papan atas.  

"Jadi kita pikir itu tidak mudah jadwal kita. Kita juga kelelahan saat bertandang, empat pertandingan di luar tapi kita harus menang, kalau kita tidak menang kita pasti dikritik. Saya tidak mengerti tapi mau bagaimana lagi, kita harus main, kita harus jalankan," kata Mauricio Souza. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT