News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan karena Laga Terhenti, Ernando Ari Kesal Bukan Main dengan Wasit usai Persebaya Surabaya Kalah dari Persib Bandung

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari membantah jika faktor kekalahan timnya dari Persib Bandung bukan karena laga yang terhenti akibat hujan deras. 
Jumat, 12 September 2025 - 19:39 WIB
Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari Sutaryadi memberikan komentar terkait batalnya keikutsertaan skuad Bajol Ijo dalam ajang ASEAN Club Championship (ACC) musim 2025.
Sumber :
  • ANTARA

 

Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari membantah jika faktor kekalahan timnya dari Persib Bandung bukan karena laga yang terhenti akibat hujan deras. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎Persebaya Surabaya harus mengakui kekalahan 1-0 dari tuan rumah Persib Bandung dalam pekan kelima Super League 2025/2026.

‎‎Pertandingan itu sendiri telah berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (12/9) 2025) sore WIB. 

‎‎Satu-satunya gol yang tercipta pada laga tersebut berhasil dicetak melalui Uillian Baros di menit ke-53. 

5 Fakta Menarik Kemenangan Persib Atas Persebaya
5 Fakta Menarik Kemenangan Persib Atas Persebaya
Sumber :
  • Persib

 

‎‎Duel antara tim raksasa Indonesia sejatinya berlangsung sangat sengit dengan kedua kesebelasan saling jual beli serangan. 

‎‎Namun, di tengah-tengah pertarungan itu, laga terpaksa harus terhenti akibat kondisi cuaca tidak mendukung. 

‎‎Dikabarkan jika laga Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya resmi diberhentikan sesaat akibat guyuran hujan deras. 

‎‎Setelah hujan mereda dan laga kembali dilanjutkan, skuad Bajul Ijo masih tak mampu mengejar ketertinggalan hingga kalah 1-0.

‎‎Setelah laga, Ernando Ari mengaku tidak terganggu terkait pertandingan berhenti akibat hujan deras. 

‎‎Ernando Ari juga membantah jika terhentinya laga menjadi faktor kekalahan Persebaya Surabaya dari Persib Bandung. 

‎‎"Berhentinya karena apa dahulu, (kalau) karena hujan kita ya namanya cuaca kan kita tidak bisa prediksi," ujar Ernando Ari usai laga, Jumat (12/9/2025). 

‎‎"Bola tidak bisa bergulir lagi, kita Persebaya dan Persib sama-sama menunggu," tambahnya. 

‎‎Lebih lanjut, kiper Timnas Indonesia itu justru menyoroti terkait keputusan wasit yang ia anggap berat sebelah. 

‎‎Menurutnya, ada sejumlah kejadian dan aksi para pemain Persib Bandung yang ia anggap mengulur-ngulur waktu. 

‎‎Meski dianggap memperlambat jalannya laga, namun wasit hanya memberikan perpanjangan waktu selama tiga menit saja. 

‎‎Ernando Ari menyebut jika tambahan waktu tiga menit tersebut tak mampu dimanfaatkan dengan baik untuk Bajul Ijo merubah keadaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Kalau waktu terbuang karena banyak, ya ada, sedikit insiden atau apa itu, kita sebenarnya tidak terganggu cuma itu terlalu lama membuang waktu," kata Ernando Ari. 

‎‎"Tetapi kita cuma dapat tambahan tiga menit jadi kita tidak bisa memanfaatkan sisa wkatu. Menurut saya, itu wajar untuk lapangan tapi tidak untuk tiga menit itu," tutupnya.  ‎(igp/fan) 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT