News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Grogi hingga Kalah dari Oxford United, Rahmad Darmawan Tegaskan Klub Indonesia Sangat Butuh Hal Ini

Pelatih Liga Indonesia All Stars, Rahmad Darmawan, mengaku jika klub-klub di Indonesia sangat membutuhkan laga internasional demi bisa menambah pengalaman para pemain.
Senin, 7 Juli 2025 - 08:48 WIB
Rahmad Darmawan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Liga Indonesia All Stars, Rahmad Darmawan, menyebut klub-klub Liga Indonesia sangat membutuhkan laga internasional demi bisa menambah pengalaman para pemain.

Hal itu diungkapkan dia usai Liga Indonesia All Stars harus menyerah di tangan Oxford United dalam laga pembuka Grup A Piala Presiden 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemain terbaik Liga Indonesia di bawah asuhannya itu dipaksa menyerah untuk mengakhiri laga dengan skor 3-6.

Oxford United vs Liga Indonesia All Stars di Piala Presiden 2025
Oxford United vs Liga Indonesia All Stars di Piala Presiden 2025
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

 

Pertandingan itu sendiri berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Minggu (6/7/2025) malam WIB.

Setelah laga, Rahmad Darmawan mengaku jika pada awalnya, skuad asuahnnya sempat grogi dan kurang percaya diri karena akan menghadapi tim dari Eropa.

Rahmad Darmawan bahkan mengaku jika para pemain Liga Indonesia All Stars baru bisa menikmati pertandingan saat laga memasuki menit ke-25.

Rahmad Darmawan
Rahmad Darmawan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

"Kami mengawali pertandingan hari ini dengan sedikit ada terlihat keragu-raguan dalam mengambil keputusan,” ujar Rahmad Darmawan, Minggu (6/7/2025).

"Mungkin banyak yang sudah lama tidak menghadapi satu atmosfer pertandingan melawan tim Eropa, kemudian ada banyak penonton di situ, terlihat sekali mereka tidak bermain lepas,” tambahnya.

Rasa kurang percaya diri itu pun diakui Rahmad Darmawan sangat wajar mengingat hanya sedikit pemain yang berkesempatan bertanding menghadapi klub luar negeri.

Kekurangan jam terbang menghadapi klub luar negeri menjadi salah satu alasan munculnya rasa kurang percaya diri di awal pertandingan.

Pelatih yang akrab disapa RD itu pun membandingkannya saat ia masih aktif sebagai pemain dengan menyebut jika dahulu banyak klub yang mengadakan laga uji coba internasional di masa pramusim.

"Jujur saya berterima kasih karena pemain bisa merasakan pertandingan international seperti ini,” jelas RD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dulu waktu saya masih main, setiap kota bikin, ada di Medan, di Makassar, mengundang tim-tim besar,” lanjutnya.

Lebih lanjut, mantan pelatih Timnas Indonesia itu berharap jika tradisi dalam mengundang klub luar negeri akan terus berlanjut di masa depan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT