Seluruh Klub Liga 1 Dapatkan Lisensi AFC, Persib Bandung Bisa Tampil di AFC Champions League Two Tanpa Syarat
- Persib
Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung menjadi satu-satunya klub Liga Indonesia yang lolos lisensi AFC Club License 2025 tanpa catatan.
Persib Bandung lolos dalam Club Licensing Cycle 2024-2025 sehingga bisa menjadi klub yang bisa tampil di AFC Champions League Elite.
Dengan Persib yang lolos lisensi tanpa catatan, Persib pun dapat tampil kembali di ajang AFC Champions League Two.
Sementara itu, total ada 18 tim yang mendapatkan lisensi dengan berbagai kategori.
Untuk kategori lolos lisensi AFC Challenge League tanpa catatan, ada Dewa United, Persib Bandung, Borneo FC, Persita Tangerang, Persik Kediri, dan PSS Sleman.
Sementara itu, 12 tim peserta Liga 1 lainnya lolos lisensi AFC Challenge Leaguue dengan catatan.
Sama seperti musim lalu, juara Liga 1 Persib Bandung akan mewakili Indonesia untuk tampil di babak play off AFC Champions League Two.
Jika lolos, Persib akan kembali tampil di kasta kedua kompetisi antar klub di Asia tersebut.
Namun hal ini bisa berubah jika Persib kembali mendapatkan kesempatan untuk lolos langsung tanpa play off jika klub Korea Utara gagal mendapatkan lisensi AFC tersebut.
Sementara itu posisi runner up yang tengah diperebutkan Malut United, Persebaya Surabaya dan Dewa United akan mewakili Indonesia untuk tampil di babak play off AFC Challenge League.
Direktur Utama LIB, Ferry Paulus, menyampaikan bahwa proses pemenuhan lisensi klub tahun ini menandai peningkatan signifikan, baik dari sisi kualitas manajemen maupun infrastruktur klub.
"Musim ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, seluruh klub Liga 1 berhasil lolos lisensi, dengan enam klub berstatus granted penuh," kata Ferry.
Ketua Komite Club Licensing 2024/25, Essy Asiah, menjelaskan bahwa proses lisensi kali ini melibatkan pendampingan menyeluruh selama hampir lima bulan, mencakup lima aspek utama: Sporting Criteria, Infrastructure Criteria, Personnel and Administrative Criteria, Legal Criteria, dan Financial Criteria.
“Semua aspek ini kami nilai secara ketat bersama tim ahli, dan hasilnya sangat menggembirakan. Terjadi lonjakan pemenuhan aspek yang luar biasa dibanding musim sebelumnya,” kata Essy Asiah.
Load more