News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Hariono? 'Si Gondrong' yang Pernah Bawa Persib Bandung Juara Liga Indonesia 2014, Nasibnya Sekarang...

Bobotoh pasti ingat dengan 'Si Gondrong' Hariono yang pernah berjaya di lini tengah Persib Bandung sejak 2008 sampai 2020. Lantas, bagaimana kabarnya sekarang?
Minggu, 20 April 2025 - 22:19 WIB
Eks Persib Bandung Hariono
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Jelang back to back gelar Liga 1 yang kemungkinan besar bakal diraih Persib Bandung pada akhir musim ini, Bobotoh teringat akan sosok Hariono.

Hariono merupakan salah satu jenderal lapangan tengah bagi Persib Bandung sejak era kepelatihan Jaya Hartono hingga Robert Alberts.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terhitung, 11 musim masa pengabdian Hariono di Persib Bandung, di mulai dari 2008 sampai 2020 saat ia diboyong dari klub Liga 1 lainnya, Deltras Sidoarjo.

Akan tetapi, Hariono harus berpisah dengan Persib Bandung pada musim 2020 dengan alasan strategi hingga regenerasi pemain muda dari pelatih Robert Alberts.

Lima tahun berlalu setelah keluar dari Persib Bandung di Liga 1 2020, bagaimana kabar Hariono sekarang?

Lahir pada 2 Oktober 1985, Hariono memulai karier sepak bolanya bersama klub lokal Persida Sidoarjo tahun 2003 dan semusim setelahnya pindah ke Deltras Sidoarjo.

Masih berusia 18 tahun, saat itu Hariono dikenal sebagai pemain yang serba lengkap. Ia bisa ditempatkan sebagai gelandang bertahan, gelandang tengah, hingga gelandang serang.

Hariono
Hariono
Sumber :
  • Persib

 

Dari sinilah perkenalan Hariono dengan pelatih Deltras Sidoarjo, Jaya Hartono. Ketika itu, keduanya bahu-membahu membawa timnya finis di delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia 2007.

Semusim setelahnya, Jaya Hartono pindah ke Persib Bandung yang saat itu hendak melakoni Divisi Utama Liga Indonesia pada tahun 2008 silam.

Termasuk Hariono, pelatih Jaya Hartono membawa gerbong pemain dari Deltras Sidoarjo ke Persib Bandung. Ada Airlangga Sucipto hingga Hilton Moreira.

Mengutip dari laman Transfermarkt, Persib Bandung dikabarkan harus merogoh kocek hingga Rp1,74 miliar untuk menebus Hariono dari Deltras Sidoarjo pada 2008.

Dengan nominal yang terbilang besar di tahun tersebut, Hariono kemudian mendapat tugas berat karena saat itu Persib Bandung puasa gelar Liga Indonesia selama 14 tahun.

Tak butuh waktu lama bagi Hariono untuk membuktikan kelasnya. Ia menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan di lini tengah Persib Bandung bahkan selama 11 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum cukup sampai disitu, Hariono juga sukses mempersembahkan dua gelar untuk Persib Bandung yakni Liga Indonesia 2014 serta Piala Presiden 2015.

Selaras dengan performanya di Persib Bandung, Hariono kemudian dapat panggilan Timnas Indonesia. Total ia mencatatkan 16 penampilan serta satu gol.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT