News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga 2: Anulir Gol Eks Timnas Indonesia dan Jadi Biang Kekalahan, Persiraja Laporkan Wasit di Laga Kontra Persikota ke PSSI

Keputusannya dianggap blunder hingga merugikan, manajemen Persiraja bakal melaporkan seluruh wasit yang memimpin laga kontra Persikota di Liga 24/25 ke PSSI.
Senin, 7 Oktober 2024 - 22:21 WIB
Pemain Persiraja Banda Aceh saat duel udara dengan pemain Persikota Tangerang dalam pertandingan lanjutan Liga 2 Indonesia
Sumber :
  • ANTARA/HO/MO Persiraja

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusannya dianggap blunder dan merugikan, manajemen Persiraja Banda Aceh bakal melaporkan seluruh wasit yang memimpin laga kontra Persikota di Liga 24/25 ke PSSI.

Dalam keterangan yang diterima, tim berjuluk laskar rencong itu mengaku dirugikan saat melawan Persikota Tangerang lantaran banyak keputusan yang dinilai tidak adil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita melaporkan kejadian kemarin kepada Ketua PSSI dan Komite Wasit PSSI," kata Manajer Persiraja Banda Aceh, Ridha Mafdhul Gidong, di Banda Aceh, Senin.

tvonenews

Sebelumnya, Persiraja Banda Aceh menelan kekalahan 0-1 dari Persikota Tangerang dalam laga lanjutan Liga 2 Indonesia 2024/2025 di Stadion Banteng Reborn, Tangerang, Minggu (6/10).

Persiraja seharusnya bisa mengimbangi tuan rumah, tetapi gol dari kaki eks pemain Timnas Indonesia Miftahul Hamdi saat itu dianulir wasit.

Sang pengadil lapangan menganulir gol Miftahul Hamdi lantaran dianggap tidak sah karena berada dalam posisi offside.

Keputusan wasit itu, kata Gidong, telah merugikan Persiraja, karena menurut pengamatan dan rekaman posisi Miftahul Hamdi kala itu onside, dan seharusnya gol tersebut sah menjadi milik Persiraja.

"Gol itu sah, bisa dilihat dari video yang sudah viral. Dengan kasat mata saja kita bisa pastikan itu sah, tidak perlu menggunakan var, karena sangat jelas dan mudah diamati," ujarnya.

Gidong meminta PSSI atau Komite Wasit dapat melakukan investigasi terhadap pengadil pertandingan tersebut. 

Mengingat, proses gol Persiraja sangat jelas atau bukan sesuatu hal yang sulit diputuskan.

Dirinya menegaskan, laporan mereka terhadap wasit itu bukan untuk perubahan hasil pertandingan, tetapi lebih kepada sebagai salah satu upaya memperbaiki kinerja wasit di liga Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita ingin melaporkan fakta yang terjadi di lapangan kemarin,"

"Kemudian kita ingin wasit yang memimpin pertandingan tersebut diberikan sanksi, dan kita berharap ini bisa merubah kinerja wasit kedepannya," demikian Gidong. (ant/sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT