News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Bintang Napoli Jadi Rekrutan Asing Terakhir PSS Sleman

PSS Sleman melengkapi kuota delapan pemain asing untuk kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 dengan mendatangkan Nicolao Cardoso.
Rabu, 31 Juli 2024 - 09:41 WIB
PSS Sleman datangkan eks bintang Napoli, Nicolao Cardoso.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - PSS Sleman melengkapi kuota delapan pemain asing untuk kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 dengan mendatangkan Nicolao Cardoso. Pemain berdarah Brasil dan Rumania itu akan diplot untuk posisi penyerang kanan.

Sebelumnya, PSS Sleman telah merekrut tujuh pemain asing untuk Liga 1 musim depan. Mereka adalah Betinho, Alan Bernardon, Moon Chang-Jin, Gustavo Tocantins, Danilo Alves, Cleberson, dan Philemon Ofosu-Ayeh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nico, sapaan akrab Nicolao Cardoso mengaku langsung mencari informasi terkait PSS saat pertama kali mendapat tawaran bergabung. Ia pun takjub setelah mengetahui animo suporter PSS Sleman dalam mendukung tim kebanggaannya. 

"Sesuatu yang luar biasa saya lihat di tim ini. Melihat betapa besar dan tingginya antusiame suporter memberikan dukungan kepada PSS Sleman,” kata Nico dikutip dari rilis resmi klub, Selasa (30/07/2024).

Nicolao Manuel Dumitru Cardoso merupakan pemain asal Italia yang telah malang melintang di berbagai klub sepak bola. Ia tercatat pernah bermain untuk klub Empoli dan Napoli di liga Italia.

Pemain berusia 32 tahun itu juga pernah bermain untuk klub liga Inggris, Nottingham Forest. Nico juga pernah membela Timnas Italia U-19 dan U-20 pada 2009-2011.

Di kawasan Asia, Nico pernah bermain untuk Suwon Bluewings di liga Korea, Buriram United di liga Thailand, dan Johor Darul Ta'zim di liga Malaysia. PSS Sleman akan menjadi pengalaman pertamanya bermain di liga Indonesia.

Di klub berjuluk Super Elang Jawa, Nico memiliki target pribadi bermain secara reguler. Winger berpostur 184 cm itu juga ingin membantu striker mencetak gol lewat umpan cantiknya.

“Tentu saja secara pribadi saya ingin diberikan menit bermain yang banyak untuk PSS Sleman pada pertandingan di kompetisi nanti. Kemudian memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan, mencetak gol dan memberikan umpan-umpan kepada penyerang,” terangnya.

“Secara tim, saya adalah bagian dari puzzle tim yang dijadikan satu oleh tim pelatih. Tugas saya di sini meraih pencapaian yang sudah ditargetkan manajemen PSS secara bersama-sama dangan satu tim,” sambungnya.

Meski memiliki perbedaan bahasa dan budaya, namun hal itu tidak menjadi halangan baginya untuk beradaptasi di PSS. Sebaliknya, hal itu justru menjadi tantangan yang harus dijalani dengan cepat agar mudah beradaptasi.

“Mengenai komunikasi dengan para pemain dari Brasil yang berbahasa Portugis, tentu saja tidak begitu menyulitkan saya. Kami pemain sepak bola memiliki bahasa sepak bola yang memudahkan berkomunikasi dalam satu tim. Secara pribadi, saya adalah tipe orang yang suka mempelajari hal baru,” ujarnya.

“Apalagi beberapa musim ini saya telah berkarir sepak bola di Asia Tenggara. Harapannya, hal tersebut memudahkan saya untuk beradaptasi cepat dengan tim PSS,” imbuh pemain kelahiran 12 Oktober 1991 tersebut.

Secara teknis, Nico mengaku tidak mengalami kesulitan berarti di PSS. Berbagai pengalamannya bermain di klub-klub Eropa termasuk di Nottingham Forest dan SSC Napoli membuatnya banyak belajar untuk cepat beradaptasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelatih dari Brasil biasa menjalankan taktik sepak bola menyerang dalam sebuah tim. Secara teknik, ini menguntungkan saya. Menurut saya, ini adalah sebuah suka cita dalam bermain sepak bola,” pungkasnya. (apo/buz).

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT