News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bos Persib Heran Komding Tak Kabulkan Banding, Gagal Jamu Persija dengan Penonton

Persib Bandung pun terpaksa menjamu Persija Jakarta tanpa dukungan suporter Persib di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/3/2024). 
Jumat, 8 Maret 2024 - 14:46 WIB
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar
Sumber :
  • tvOnenews - Hartifiany

Bandung, tvOnenews.com - Banding yang dilayangkan Persib Bandung untuk menjamu Persija Jakarta dengan penonton tak dikabulkan oleh Komisi Banding PSSI. 

Persib Bandung pun terpaksa menjamu Persija Jakarta tanpa dukungan suporter Persib di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/3/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar terkejut karena banding tersebut tak dikabulkan oleh Komisi Banding PSSI. 

"Sudah keluar kemarin suratnya, saya tidak menyangka dan saya sangat kaget," kata Umuh. 

tvonenews

Sanksi laga kandang tanpa penonton ini bermula dari gagalnya Persib menyelenggarakan laga kandang melawan PSIS. Ratusan suporter PSIS memaksa masuk ke stadion karena memiliki tiket resmi. 

"Kalau mau dihukum juga yang tidak boleh datang ke lapangan, sudah tahu aturan mereka (suporter PSIS) juga tahu kalau tidak boleh ada pihak lawan datang," kata Umuh.

Umuh meminta ketegasan dengan tindakan yang dilakukan oleh suporter lawan yang justru merugikan Persib. 

Termasuk pihak yang bertanggung jawab untuk memberikan tiket pada suporter lawan yang menyaksikan laga Persib vs PSIS. 

"Dari mana coba tiket? Itu kan tidak sedikit 6-7 bus, itu kan sudah bisa dihalau, panpel lainnya, juga tahu itu tidak boleh, kok bisa masuk?" kata Umuh.  

"Ini kan 6-7 bis, ini yang jadi masalah, ini juga buat keributan juga bukan yang ramai, ada korban, tidak ada, jadi seperti disengaja, biar saja disuruh masuk, nanti untuk alasan lawan Persija tidak dapat ijin, ini yang saya pertanyakan," kata Umuh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski kesal dengan keputusan tersebut, mantan Manajer Persib ini meminta Bobotoh untuk patuh pada sanksi tersebut dengan tidak datang ke Stadion Si Jalak Harupat besok. 

"Bobotoh sudah dewasa saya yakin, ya sudah keluarkan aturan ya bersabar ya, kita nonton bareng saja di masing-masing tempat, jangan ada yang ke lapangan, saya punya keyakinan Persib menang, kita dapat tiga poin, berdoa ya," kata Umuh. (hfp)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT