News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kaget dengan Ulah Pemain Indonesia, Radja Nainggolan Senggol PSSI dan Sebut Kejadian seperti Ini Tak Pernah Terjadi Dimana Pun

Bintang anyar Bhayangkara FC Radja Nainggolan meluapkan isi hatinya di sosial media setelah melihat perilaku aneh pemain Liga Indonesia di laga Persebaya vs Bha
Selasa, 6 Februari 2024 - 21:18 WIB
Kolase foto Radja Nainggolan - Erick Thohir
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Bintang anyar Bhayangkara FC Radja Nainggolan mencurahkan isi hatinya di sosial media setelah pertandingan melawan Persebaya Minggu (5/2/2024). 

Mantan pemain AS Roma itu mengaku kaget dengan ulah pemain Liga Indonesia yang menurutnya belum pernah ia temui di negara manapun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya tim yang dibela Radja Nainggolan Bhayangkara FC tumbang atas Persebaya dengan skor 0-1 pada laga lanjutan Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo.

(Aksi Radja Nainggolan (kanan) di laga lawan Persebaya, Minggu (5/2/2024). Foto: Persebaya)

Satu-satunya gol yang tercipta pada laga tersebut dicetak oleh Paulo Henrique pada menit ke-54. 

Laga berlangsung sengit sejak awal babak pertama. Wasit sampai harus mengeluarkan delapan kartu kuning untuk Bhayangkara FC dan Persebaya.

Wasit bahkan memberikan kartu merah untuk masing-masing satu orang dari Persebaya dan Bhayangkara FC. 

Kedua pemain yang mendapat kartu merah adalah Reva Adi Utama (Persebaya) dan Sani Rizki Fauzi (Bhayangkara FC).

Kendati bukan dirinya yang diganjar kartu merah, Radja Nainggolan membuat sebuah unggahan cerita di akun Instagram pribadinya pada Senin (5/2/2024). 

Mantan pemain Inter Milan itu mengeluhkan soal kelakuan Reva Adi Utama yang tetap berada di bench padahal sudah mendapat kartu merah. Anehnya, hal tersebut dibiarkan oleh wasit. 

(Radja Nainggolan - Erick Thohir. Foto: PSSI)

"Sejak kapan Anda mendapat kartu merah dan kembali ke lapangan? @pssi," tulis Radja Nainggolan dikutip, Selasa (6/2/2024). 

Pemain berdarah Indonesia-Belgia ini diketahui telah memperkuat sejumlah klub besar di berbagai negara sepanjang kariernya. 

Dia pernah memperkuat Cagliari, AS Roma, Inter Milan, dan lainnya. Selama berkarier sebagai pesepakbola profesional, Radja Nainggolan baru pertama kali melihat hal itu terjadi. 

"Belum pernah terlihat sebelumnya," tutup pemain kelahiran 4 Mei 1988 itu. 

Kekalahan atas Persebaya ini membuat The Guardian tetap terbenam di dasar klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi hanya 15 poin.

Sementara Bajul Ijo yang mendapat tambahan tiga angka kini duduk di peringkat 12 dengan torehan 30 poin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Follow tvOnenews.com di sini Google News. 

(amr)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT