News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imbas Kerusuhan Penonton di Gresik Bikin Laga Persebaya Vs PSIS Belum Jelas, Ini Sikap PSIS

Kerusuhan penonton di Gresik, Jawa Timur setelah kekalahan tuan rumah Gresik United oleh Deltras di Liga 2 beberapa waktu lalu, berimbas pada laga Liga 1 antara Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang.
Jumat, 24 November 2023 - 09:59 WIB
Para pemain PSIS terus berlatih keras meski laga tandang ke Persebaya masih belum jelas karena imbas kerusuhan penonton di Gresik.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, tvOnenews.com - Kerusuhan penonton di Gresik, Jawa Timur setelah kekalahan tuan rumah Gresik United oleh Deltras di Liga 2 beberapa waktu lalu, berimbas pada laga Liga 1 antara Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang.

Laga tersebut rencananya bakal digelar di Stadion Joko Samudro Gresik, tempat yang sama saat Gresik United melawan Deltras yang rusuh. Tapi karena kejadian itu, membuat beberapa rekomendasi dicabut dan Persebaya saat ini tengah mencari venue alternatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini, pihak manajemen PSIS aktif berkomunikasi dengan PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) dan panpel Persebaya. Tapi hingga Kamis sore belum ada kabar pasti terkait pertandingan.

Manajer Operasional PSIS, Wisnu Adi mengungkapkan, belum ada keputusan resmi terkait pertandingan.

"Kami anggap saat ini masih on schedule sampai ada pemberitahuan resmi selanjutnya dan kami tunggu kabar resmi dari PT. LIB atau pun panpel Persebaya," jelas Wisnu di Semarang, Kamis (23/11/23).

Ia menegaskan, PSIS tetap siap apabila pertandingan tetap pada Minggu (26/11) karena segala akomodasi telah disiapkan. Bahkan sudah DP untuk akomodasi baik hotel mau pun transport.

"Semoga segera ada kejelasan supaya kami bisa komunikasi dengan mereka," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, laga antara Persebaya menghadapi PSIS seharusnya digelar pada Minggu (26/11) di Gelora Joko Samudro, Gresik. Namun akibat adanya kericuhan pada laga Gresik United melawan Deltras di laga Liga 2 pekan lalu, rekomendasi pemakaian Stadion di Gresik tersebutlt dicabut.

Persebaya selaku tuan rumah saat ini telah mengajukan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Namun belum ada kabar pasti apakah stadion tersebut bisa digunakan untuk laga hari Minggu besok atau tidak karena masih dalam masa pemakaian PSSI dan FIFA meskipun pertandingan terakhir Piala Dunia U-17 di Stadion GBT dilakukan pada 21 November 2023. (tjs/buz)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
background

Pekan ke-20

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT