News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Dicurangi Wasit saat Diimbangi Persik, PSS Sleman Layangkan Surat Protes

PSS Sleman bakal melayangkan surat protes kepada Komite Wasit PSSI karena merasa dicurangi wasit saat laga melawan Persik Kediri pada Sabtu, 21 Oktober 2023.
Senin, 23 Oktober 2023 - 15:59 WIB
Pemain PSS Sleman saat melakukan protes kepada asisten wasit.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - PSS Sleman bakal melayangkan surat protes kepada Komite Wasit PSSI karena merasa dicurangi wasit saat laga melawan Persik Kediri pada Sabtu, 21 Oktober 2023. Pada laga tersebut, PSS gagal meraih poin penuh di kandangnya sendiri Stadion Maguwoharjo setelah hanya bermain imbang 2-2.

Surat protes akan dilayangkan terkait beberapa keputusan perangkat pertandingan yang dianggap merugikan tim Super Elja. Pertandingan tersebut dipimpin wasit utama Rio Permana Putra, dibantu asisten wasit (AW) 1 Nawan Apandi dan asisten wasit 2 Dedi Saputra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah keputusan wasit yang dianggap kontroversial dan merugikan PSS salah satunya terkait gol Hokky Caraka pada menit ke-17. Gol melalui sundulan kepala tersebut dianulir wasit karena Hokky dianggap sudah dalam posisi offside oleh asisten wasit Dedi Saputra.

Tak berhenti sampai di situ, PSS juga merasa dikerjai wasit dengan sejumlah keputusan offside saat memiliki peluang emas. Hal itu terjadi pada menit ke-44 dan 72 di mana Hokky Caraka kembali dianggap offside saat menerima umpan dari koleganya.

Kemudian pada masa perpanjangan waktu babak kedua, PSS kembali merasa dicurangi wasit setelah tangan pemain Persik, Ady Eko dianggap menyentuh bola atau handball. Namun wasit utama tidak memberikan hadiah tendangan penalti, justru sepak pojok.

Pelatih PSS Bertrand Crasson mengaku kecewa dengan hasil imbang tersebut. Juru taktik asal Belgia itu menyebut anak asuhnya berhak mendapat kemenangan namun kesempatan tersebut hilang.

"Semua orang marah dengan apa yang terjadi. Inilah sepak bola, saya tidak mau beropini, setiap orang memiliki haknya masing-masing untuk menilai pertandingan ini," kata dia seusai laga dikutip dari laman resmi klub, Senin (23/10/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya pelatih, striker PSS Sleman Hokky Caraka juga tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terkait kepemimpinan wasit. Namun ia mengakui tidak mudah untuk melawan keputusan wasit.

"Tapi ya mau gimana lagi, karena melawan wasit itu sangat susah. Mau bagaimana pun pertandingannya, gimana pun permainan kita, gimana pun gol kita, kalau sudah lawan wasit kita pasti tidak akan menang," ujar Hokky.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT