News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Emas Shin Tae-yong Tersingkir? 9 Pemain Langganan Tak Dipanggil John Herdman untuk Timnas Indonesia

Anak emas Shin Tae-yong tak dipanggil ke Timnas Indonesia era John Herdman. Dalam daftar pemain yang dipanggil untuk FIFA Series 2026, tercatat ada sembilan pemain
Kamis, 12 Maret 2026 - 19:51 WIB
Anak Emas Shin Tae-yong Tersingkir? 9 Pemain Langganan Tak Dipanggil John Herdman untuk Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram Shin Tae-yong777

tvOnenews.com - Anak emas Shin Tae-yong tak dipanggil ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Ada apa?

Perubahan besar mulai terlihat di skuad Timnas Indonesia setelah era kepelatihan baru dimulai. Salah satu hal yang paling menyita perhatian publik adalah absennya sejumlah pemain yang sebelumnya menjadi andalan pelatih terdahulu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa nama bahkan dikenal sebagai “anak emas” Shin Tae-yong karena hampir selalu mendapat tempat di tim Garuda, terutama saat menjalani laga penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Di bawah arahan Shin Tae-yong, para pemain tersebut memiliki peran penting dalam perjalanan Timnas Indonesia di berbagai turnamen internasional. 

Nama-nama seperti Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, hingga Rafael Struick kerap tampil sebagai pilar utama ketika skuad Garuda berjuang di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. 

Namun kini situasinya berubah setelah pelatih baru, John Herdman, memulai debutnya bersama Timnas Indonesia dengan komposisi pemain yang berbeda.

Dalam daftar pemain yang dipanggil untuk FIFA Series 2026, tercatat ada sembilan pemain yang sebelumnya rutin memperkuat Timnas Indonesia tetapi tidak lagi masuk dalam skuad pilihan Herdman.

Kesembilan pemain tersebut adalah Reza Pratama, Mees Hilgers, Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, Shayne Pattynama, Marselino Ferdinan, Thom Haye, Rafael Struick, dan Septian Bagaskara.

Absennya para pemain tersebut tentu memunculkan berbagai spekulasi di kalangan penggemar sepak bola nasional. 

Sebagian di antaranya disebabkan faktor cedera maupun sanksi, sementara beberapa lainnya tampaknya murni karena pertimbangan performa.

Marselino Ferdinan,  berseragam AS Trencin
Marselino Ferdinan, berseragam AS Trencin
Sumber :
  • Instagram Marselino Ferdinan

Empat Pemain Absen Karena Cedera

Dari sembilan pemain yang tidak dipanggil, empat di antaranya diketahui sedang mengalami cedera. Mereka adalah Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Mees Hilgers.

Hilgers mengalami cedera hamstring pada pertengahan tahun lalu dan diperkirakan baru bisa kembali bermain pada akhir tahun ini. 

Selain masalah cedera, hubungan antara Hilgers dengan klubnya juga dikabarkan tidak berjalan harmonis.

Sementara itu, Marselino Ferdinan harus menjalani operasi pada akhir Desember 2025 untuk mengatasi cedera yang beberapa kali kambuh. 

Saat ini gelandang muda tersebut masih menjalani proses pemulihan bersama klubnya di Inggris, Oxford United.

Tidak lama setelah Marselino menjalani operasi, Asnawi Mangkualam juga harus menjalani tindakan medis akibat cedera yang dialaminya. 

Kondisi serupa juga menimpa Pratama Arhan. Kedua pemain tersebut saat ini masih menjalani proses pemulihan di Thailand.

Rafael Struick tak dipilih John Herdman ke Timnas Indonesia
Rafael Struick tak dipilih John Herdman ke Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @rafaelstruick

Dua Pemain Absen Karena Sanksi AFC

Selain cedera, dua pemain lainnya tidak dapat memperkuat Timnas Indonesia karena sedang menjalani hukuman dari Komite Disiplin AFC. Kedua pemain tersebut adalah Thom Haye dan Shayne Pattynama.

Sanksi tersebut dijatuhkan setelah pertandingan melawan Irak dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pada laga tersebut, Haye dan Shayne diketahui melayangkan protes keras kepada wasit setelah pertandingan berakhir.

Aksi tersebut dinilai melanggar Kode Disiplin FIFA sehingga keduanya dijatuhi hukuman larangan tampil sebanyak empat pertandingan bersama Timnas Indonesia, disertai dengan denda.

Hukuman ini tentu membuat Herdman tidak dapat memasukkan nama keduanya dalam skuad yang dipersiapkan untuk FIFA Series 2026.

Tiga Nama Dicoret karena Performa Menurun

Selain pemain yang cedera dan terkena sanksi, masih ada tiga nama lain yang tidak masuk dalam daftar panggil John Herdman. Mereka adalah Reza Pratama, Rafael Struick, dan Septian Bagaskara.

Berbeda dengan pemain lainnya, ketiga nama ini tidak mengalami cedera maupun sanksi. Keputusan tidak memanggil mereka diduga berkaitan dengan performa yang belum maksimal di level klub.

Rafael Struick misalnya, belum berhasil mencetak gol bersama klubnya, Dewa United, dalam beberapa pertandingan terakhir. Kondisi ini membuat peluangnya untuk kembali masuk ke skuad Timnas Indonesia menjadi lebih kecil.

Hingga saat ini, John Herdman belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan di balik absennya ketiga pemain tersebut. 

Namun keputusan ini menunjukkan bahwa pelatih asal Kanada itu ingin memberikan warna baru dalam komposisi tim.

Langkah tersebut juga menandai dimulainya era baru di Timnas Indonesia setelah sebelumnya berada di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong selama lima tahun, dari 2020 hingga 2024.

Meski sudah tidak lagi melatih Timnas Indonesia, sosok Shin Tae-yong masih memiliki hubungan kuat dengan para mantan anak asuhnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan beberapa kali terlihat bertemu kembali dengan pemain yang pernah dilatihnya ketika masih memimpin skuad Garuda.

Kini, dengan hadirnya John Herdman sebagai pelatih baru, publik sepak bola Indonesia menantikan bagaimana strategi dan komposisi tim yang akan dibangun untuk membawa Timnas Indonesia bersaing di level internasional. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT