News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persija Sumbang 17 Pemain ke Timnas Indonesia, Ungguli Persib! Herdman Punya Banyak Amunisi dari Macan Kemayoran

Persija berada di posisi unggul dibanding rival klasiknya, Persib Bandung. Kontribusi Persija terhadap Timnas Indonesia terlihat jelas di berbagai kelompok usia, John Herdman
Rabu, 11 Maret 2026 - 20:08 WIB
Persija Sumbang 17 Pemain ke Timnas Indonesia, Ungguli Persib! Herdman Punya Banyak Amunisi dari Macan Kemayoran
Sumber :
  • Persija Jakarta

tvOnenews.com - Kebanggaan tengah dirasakan manajemen Persija Jakarta setelah mengetahui banyak pemainnya dipanggil memperkuat berbagai level Timnas Indonesia

Mulai dari kelompok usia U-17, U-20, hingga tim senior, klub berjuluk Macan Kemayoran itu berhasil menyumbang total 17 pemain yang dipercaya mengenakan seragam Garuda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan pemain yang dilakukan klub ibu kota tersebut mulai menunjukkan hasil nyata.

Jumlah pemain yang dipanggil juga membuat Persija berada di posisi unggul dibanding rival klasiknya, Persib Bandung. 

Klub asal Bandung itu tercatat hanya menyumbang sekitar 10 pemain di berbagai kelompok usia tim nasional. 

Situasi ini sekaligus menegaskan pengaruh besar Persija dalam menyuplai talenta bagi tim nasional, terutama menjelang era baru di bawah pelatih John Herdman yang akan memulai debutnya pada agenda FIFA Series 2026.

Dominasi Persija di Timnas dari Senior hingga U-17

Kontribusi Persija terhadap Timnas Indonesia terlihat jelas di berbagai kelompok usia. Pada level tim senior, ada enam pemain yang masuk radar tim pelatih. 

Mereka adalah Rizky Ridho, Jordi Amat, Fajar Fathurrahman, Dony Tri Pamungkas, Witan Sulaeman, dan Mauro Zijlstra.

Persija Sumbang 17 Pemain ke Timnas Indonesia, Ungguli Persib! Herdman Punya Banyak Amunisi dari Macan Kemayoran
Persija Sumbang 17 Pemain ke Timnas Indonesia, Ungguli Persib! Herdman Punya Banyak Amunisi dari Macan Kemayoran
Sumber :
  • Persija Jakarta

Nama Shayne Pattynama sebenarnya juga merupakan langganan timnas, tetapi ia masih harus menjalani hukuman sehingga tidak bisa masuk daftar saat ini.

Pada level usia muda, kontribusi Persija juga tidak kalah besar. Di tim nasional U-20 yang ditangani Nova Arianto, terdapat delapan pemain Persija. 

Mereka adalah Ahmad Mujadid, Theodore Lemming, Fabio Azka, Muhammad Ibrah, Radityo Raharjo, Muhammad Algazani, Irfan Abadi Siregar, dan Rafa Raditya. 

Beberapa di antaranya bahkan merupakan pemain akademi yang sedang dipinjamkan ke klub lain.

Sementara di kelompok U-17 yang dilatih Kurniawan Dwi Yulianto, ada tiga pemain Persija yang dipanggil, yakni Abdillah Ishak, Ridho, dan Peres Akwila Tjoe. 

Kehadiran pemain-pemain tersebut menunjukkan bahwa kontribusi Persija tidak hanya di level senior, tetapi juga dalam proses regenerasi pemain nasional.

Buah Manis Pembinaan Akademi Persija

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menilai banyaknya pemain yang dipanggil ke tim nasional merupakan hasil dari sistem pembinaan klub yang berjalan dengan baik. 

Ia menyebut keberhasilan ini juga dipengaruhi oleh proses rekrutmen pemain yang dilakukan dengan lebih selektif.

Prapanca menjelaskan bahwa ada dua faktor utama yang membuat pemain Persija banyak dilirik tim nasional. 

Pertama adalah kualitas rekrutmen pemain yang dianggap tepat. 

Ketika para pemain tersebut diamati oleh tim pelatih timnas dan kemudian terpilih, hal itu menunjukkan kualitas individu yang dimiliki pemain Persija memang layak bersaing di level nasional.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari upaya klub membangun fondasi sepak bola dari akar rumput, yakni melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi.

Menurut Prapanca, banyaknya pemain akademi yang kini dipanggil timnas menjadi indikasi bahwa proses pembibitan di Persija berjalan dengan baik. 

Ia juga mengaku bersyukur karena hingga saat ini banyak pemain klubnya yang terus dipercaya membela Timnas Indonesia.

Meski demikian, Prapanca menegaskan bahwa Persija tidak ingin cepat merasa puas. Klub tersebut ingin terus mengembangkan sistem pembinaan agar dapat melahirkan pemain berkualitas hingga level internasional.

Ia bahkan berharap program pembibitan yang dijalankan Persija nantinya bisa membawa nama klub tersebut ke panggung global.

Sementara itu, Direktur Olahraga Persija Bambang Pamungkas menyebut penguatan akademi memang telah menjadi fokus utama manajemen sejak beberapa tahun terakhir. 

Menurut legenda yang akrab disapa Bepe itu, Persija sejak awal menargetkan pembangunan akademi yang kuat untuk menghasilkan pemain muda berkualitas.

Ia menjelaskan bahwa proses pembinaan pemain usia dini sering kali tidak mendapatkan perhatian publik. 

Namun hasilnya akan terlihat ketika para pemain tersebut mulai menembus tim utama dan bahkan dipanggil ke tim nasional.

Bepe mencontohkan beberapa pemain hasil akademi Persija yang berhasil menembus tim utama sekaligus mendapat panggilan timnas, seperti Muhammad Ferarri, Rio Fahmi, hingga Dony Tri Pamungkas.

Ia menyebut Dony Tri sebagai contoh nyata keberhasilan pembinaan Persija. 

Pemain tersebut memulai kariernya dari akademi, kemudian berkembang melalui level U-16, U-17, hingga U-20 sebelum akhirnya mulai mendapat kesempatan dipanggil ke timnas senior.

Bagi Persija, keberadaan pemain akademi di tim utama merupakan bagian dari identitas klub. 

Menurut Bepe, Persija mungkin saja berganti pemain asing atau pemain senior, tetapi pemain akademi harus tetap mendapatkan tempat dalam skuad utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan banyaknya pemain Persija yang kini dipanggil ke berbagai level Timnas Indonesia, pelatih John Herdman memiliki opsi besar untuk menyusun skuad terbaiknya. 

Situasi ini juga memperlihatkan bahwa kontribusi Macan Kemayoran terhadap sepak bola nasional semakin besar, terutama dalam menyiapkan generasi baru bagi tim Garuda. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT