News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Nila Setitik, Jay Idzes Merasa Bersalah! Sassuolo Dipukul Lazio di Menit 90+2

Jay Idzes menyesal berat! gol menit 90+2 Lazio hancurkan harapan Sassuolo di Liga Italia. Bang Jay menilai kebobolan di menit akhir selalu menjadi situasi yang sulit
Selasa, 10 Maret 2026 - 21:58 WIB
Gara-gara Nila Setitik, Jay Idzes Merasa Bersalah! Sassuolo Dipukul Lazio di Menit 90+2
Sumber :
  • instagram Jay Idzes

tvOnenews.com - Kekalahan dramatis yang dialami US Sassuolo di pekan ke-29 Serie A 2025/2026 menyisakan rasa penyesalan mendalam bagi bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes.

Pemain berusia 25 tahun itu mengaku kecewa karena timnya gagal mempertahankan hasil imbang setelah kebobolan pada detik-detik akhir pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laga yang berlangsung di Stadio Olimpico, markas SS Lazio, Selasa (10/3/2026) dini hari WIB, Sassuolo sebenarnya sempat bangkit setelah tertinggal lebih dulu. 

Namun gol pada masa injury time membuat mereka harus pulang tanpa poin. Idzes bahkan mengakui dirinya seharusnya bisa melakukan lebih banyak untuk mencegah gol penentu kemenangan tuan rumah.

Gol Injury Time Lazio Hancurkan Harapan Sassuolo

Pertandingan berjalan sulit bagi Sassuolo sejak awal laga. Tuan rumah langsung menekan dan berhasil membuka keunggulan cepat lewat gol Daniel Maldini pada menit kedua.

Sassuolo sempat bangkit dan mampu menyamakan kedudukan melalui gol Armand Lauriente pada menit ke-35. 

Gol tersebut membuat tim tamu kembali percaya diri dan membuka peluang mencuri satu poin di kandang Lazio.

Namun harapan itu pupus di masa tambahan waktu. Bek Lazio Adam Marusic mencetak gol lewat sundulan pada menit 90+2 yang memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tuan rumah.

Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Sassuolo yang sebelumnya tampil cukup solid sepanjang babak kedua.

Jay Idzes Akui Bisa Berbuat Lebih Baik

Seusai pertandingan, Jay Idzes tidak menutupi rasa kecewanya. Ia menilai kebobolan di menit akhir selalu menjadi situasi yang sulit diterima bagi sebuah tim.

Gara-gara Nila Setitik, Jay Idzes Merasa Bersalah! Sassuolo Dipukul Lazio di Menit 90+2
Gara-gara Nila Setitik, Jay Idzes Merasa Bersalah! Sassuolo Dipukul Lazio di Menit 90+2
Sumber :
  • Sassuolo

"Sulit ketika Anda kebobolan gol di waktu tambahan," kata Idzes, melansir dari Tuttomercatoweb.

"Selalu sulit karena kami kesulitan di 15-20 menit pertama, tetapi kemudian kami bermain lebih baik."

"Kami mencetak gol yang bagus, dan di menit-menit terakhir kami perlu meraih satu poin."

"Jika Anda kebobolan gol, selalu sulit dan itu sangat disayangkan," tambahnya.

Bek Timnas Indonesia itu juga secara jujur mengakui dirinya seharusnya bisa melakukan sesuatu untuk mencegah gol penentu dari Lazio.

"Kami menjalani musim yang hebat, tetapi kami selalu bisa berbuat lebih baik," kata Idzes.

"Bahkan hari ini pun kami bisa berbuat lebih baik, saya bisa berbuat lebih banyak dan mencegah gol terakhir," tambahnya.

Idzes juga menyoroti inkonsistensi timnya sepanjang musim yang masih diwarnai pasang surut performa.

"Kami selalu mengalami pasang surut, kami perlu menghilangkan masa-masa sulit dan meningkatkan diri karena kami adalah tim yang hebat dan kami bekerja dengan baik dalam bertahan."

"Kami bisa berbuat lebih banyak, jika Anda melihat bagaimana Lazio bertahan, kami juga bisa meningkatkan diri dengan mengamati kerja Gila dan Romagnoli," ucapnya.

Fabio Grosso Soroti Konsistensi Tim

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, juga menilai timnya harus meningkatkan konsistensi agar tidak kehilangan poin penting di laga-laga berikutnya.

"Kami ingin mencoba untuk memiliki konsistensi dalam pertandingan kami. Kami memiliki potensi dan ada ide-ide untuk dikembangkan hari ini."

"Kami perlu bermain bagus melawan lawan-lawan ini, kami memulai pertandingan dengan buruk."

"Kami bermain bagus setelah pukulan awal, memiliki babak pertama yang baik, dan bermain bagus di babak kedua."

"Kami kesulitan menjelang akhir dan bertahan, menciptakan beberapa peluang sebelum membuat skor menjadi 2-1."

"Lazio bisa saja mencetak gol lebih awal, tetapi kami memiliki banyak ide untuk dikembangkan."

"Kami ingin melanjutkan, kami telah melakukan sesuatu yang hebat dari divisi yang lebih rendah."

"Kami perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk semua pertandingan kami, mengetahui bahwa lawan kami kuat, dan mempertahankan konsistensi di setiap pertandingan," ujar Grosso.

Menurut Grosso, gol kemenangan Lazio tercipta ketika energi pemain Sassuolo mulai menurun di menit-menit akhir pertandingan.

Posisi Sassuolo di Klasemen Liga Italia

Kekalahan ini menghentikan tren positif Sassuolo yang sebelumnya berhasil meraih tiga kemenangan beruntun di liga.

Saat ini, Sassuolo masih berada di peringkat kesembilan klasemen sementara Serie A 2025/2026 dengan koleksi 38 poin dari 28 pertandingan.

Menariknya, mereka hanya unggul satu poin dari Lazio yang berada tepat di bawahnya di posisi ke-10 dengan 37 poin dari jumlah laga yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski gagal meraih poin di Roma, Jay Idzes menegaskan timnya masih memiliki ambisi besar untuk menutup musim dengan hasil terbaik.

"Musim kami penuh dengan naik turun. Kami harus bisa melewati masa-masa sulit dan terus berkembang, itulah ambisi kami. Masih ada 10 pertandingan tersisa. Kami tidak tahu akan finis di posisi beberapa, tetapi kami ingin memberikan segalanya hingga akhir," kata Idzes. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT