News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Segini Perkiraan Gaji Marko Dugandzic Jika Merapat ke Persib Bandung, Masuk Akal Untuk Klub Papan Atas Super League?

Isu kedatangan Marko Dugandzic menguat setelah sang pemain resmi mengumumkan perpisahan dengan klub K-League 1, FC Seoul. Status bebas transfer membuatnya
Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:05 WIB
Marko Dugandzic
Sumber :
  • instagram Marko Dugandzic

tvOnenews.com - Kemungkinan bergabungnya Marko Dugandzic ke Persib Bandung mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan pendukung Maung Bandung. 

Nama penyerang asal Kroasia itu mencuat seiring evaluasi menyeluruh yang dilakukan tim pelatih Persib usai menutup paruh musim Super League 2025/26 di puncak klasemen. Meski berstatus pemimpin liga, Persib dinilai masih memiliki celah yang perlu segera diperbaiki, terutama di lini depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu kedatangan Dugandzic menguat setelah sang pemain resmi mengumumkan perpisahan dengan klub K-League 1, FC Seoul. Status bebas transfer membuatnya menjadi opsi realistis bagi Persib yang tengah mencari penyerang berpengalaman. 

Berdasarkan data nilai pasar, Dugandzic memiliki valuasi sekitar Rp15,64 miliar, angka yang dinilai masih masuk akal untuk klub papan atas Super League.

Bagi Persib, posisi penyerang menjadi sektor krusial. Masalah inefektivitas peluang, termasuk kegagalan mengeksekusi penalti, menjadi alarm serius meski tim berada di puncak klasemen. 

Kehadiran striker dengan pengalaman dan ketenangan di momen krusial dinilai bisa menjadi pembeda dalam perburuan gelar domestik sekaligus kiprah di kompetisi Asia.

Evaluasi Bojan Hodak: Puncak Klasemen Bukan Jaminan

Persib Bandung menutup putaran pertama dengan raihan 38 poin hasil dari 12 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. 

Capaian itu mengantar Maung Bandung menyandang status juara paruh musim. Namun, pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa posisi nomor satu belum sepenuhnya mencerminkan performa ideal timnya.

Pelatih asal Kroasia itu secara terbuka menyoroti lemahnya efektivitas di momen krusial. Salah satu masalah utama adalah kegagalan mengeksekusi penalti. 

Sepanjang putaran pertama, Persib tercatat membuang lima peluang emas dari titik putih. Selain itu, konsentrasi tim di menit-menit akhir juga kerap menjadi penyebab hilangnya poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya senang kami nomor satu di liga. Tapi di sisi lain, kami sebenarnya masih bisa lebih baik. Kami beberapa kali gagal memanfaatkan penalti. Ada lima penalti yang terbuang tanpa gol,” ujar Hodak, mengutip keterangan resmi dari laman I-League.

Evaluasi tersebut menjadi dasar Persib untuk mempertimbangkan penambahan pemain, terutama di lini depan, demi meningkatkan efisiensi dan ketajaman tim.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT