News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tendangan Kung Fu Liga 4 Jatim Gegerkan Asia Tenggara, Media Malaysia: Seperti Adegan Film Komedi

Aksi pemain Liga 4 Jatim itu tak lazim dan menyerupai adegan film laga komedi, Shaolin Soccer, yang dikenal dengan aksi bela diri ekstrem di lapangan sepak bola
Rabu, 7 Januari 2026 - 14:43 WIB
Aksi Tendangan Kungfu di Liga 4
Sumber :
  • tangkapan layar

tvOnenews.com - Sepak bola Indonesia kembali menjadi bahan perbincangan luas, bukan karena prestasi, melainkan akibat insiden keras yang terjadi di kompetisi Liga 4 Jawa Timur

Aksi tendangan kung fu dalam sebuah pertandingan tak hanya memicu kecaman publik domestik, tetapi juga menembus perhatian media internasional, termasuk Malaysia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini mempertegas bahwa setiap kejadian di lapangan hijau kini mudah viral dan berdampak pada citra sepak bola nasional secara keseluruhan.

Sorotan dari luar negeri datang setelah rekaman video insiden tersebut beredar luas di media sosial. Salah satu media olahraga terkemuka Malaysia, Stadium Astro, bahkan mengulas kejadian tersebut secara khusus. 

Mereka menilai aksi pemain Liga 4 Jatim itu tak lazim dan menyerupai adegan film laga komedi, Shaolin Soccer, yang dikenal dengan aksi bela diri ekstrem di lapangan sepak bola.

Insiden Brutal di Laga Putra Jaya Pasuruan vs Perseta Tulungagung

Insiden tendangan kung fu tersebut terjadi dalam pertandingan babak 32 besar Liga 4 Zona Jawa Timur antara Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta Tulungagung. 

Laga yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, pada Senin (5/1/2026) itu sejatinya berjalan timpang. Perseta Tulungagung tampil dominan dan sudah unggul telak 4-0 saat pertandingan memasuki menit ke-71.

Ketertinggalan jauh tampaknya memicu frustrasi pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar. Dalam upaya merebut bola dari pemain Perseta, Firman Nugraha, Hilmi justru melakukan tindakan yang jauh dari nilai fair play. 

Ia melayangkan tendangan keras ke arah dada Firman, yang langsung membuat sang pemain terjatuh dan terkapar di lapangan.

Wasit yang memimpin pertandingan tak ragu mengambil tindakan tegas dengan mengganjar kartu merah langsung kepada Hilmi. 

Sementara itu, Firman harus mendapatkan perawatan medis serius, ditandu keluar lapangan, dan kemudian dilarikan ke rumah sakit karena mengeluhkan nyeri di bagian dada akibat benturan keras tersebut.

Viral di Media Sosial hingga Disorot Stadium Astro Malaysia

Rekaman video insiden itu dengan cepat menyebar di media sosial dan menuai reaksi keras dari warganet. Tak sedikit yang menyayangkan masih adanya aksi brutal di kompetisi level bawah yang seharusnya menjadi ajang pembinaan pemain muda. 

Perbincangan tersebut bahkan meluas hingga ke luar negeri. Media Malaysia, Stadium Astro, turut menyoroti kejadian tersebut dalam artikelnya. Mereka menuliskan bahwa insiden di Liga 4 Jawa Timur itu mencuri perhatian pecinta sepak bola dunia.

"Pertandingan antara Putra Jaya Pasuruan dan Perseta 1970 mencuri perhatian penggemar sepak bola di seluruh dunia ketika seorang pemain ditendang di dada saat pertandingan berlangsung."

"Dalam pertandingan Liga 4 Jawa Timur, seorang pemain yang mengenakan jersey kuning sengaja menendang, menyebabkan perkelahian antara kedua tim di tengah lapangan."

"Rata-rata, para penggemar yang berkomentar setelah menonton video tersebut mengatakan bahwa aksi tersebut tampak seperti adegan dari film komedi, Shaolin Soccer," tulis Stadium Astro.

Sorotan media asing ini menambah panjang daftar kasus yang mencoreng wajah sepak bola Indonesia di mata internasional.

Permintaan Maaf hingga Pemecatan Pemain oleh Klub

Usai pertandingan, Firman Nugraha mengungkapkan bahwa Muhammad Hilmi sempat menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Namun, menurut Firman, sikap sang pemain belum menunjukkan penyesalan yang tulus.

"Pemain sudah meminta maaf tapi agak tidak ada itikadnya," ujar Firman.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Menanggapi insiden tersebut, manajemen Putra Jaya Pasuruan bergerak cepat dengan mengambil langkah tegas. 

Klub memutuskan untuk memberhentikan Muhammad Hilmi Gimnastiar dari skuad. Keputusan ini diumumkan melalui surat keterangan resmi yang diunggah di akun Instagram PS Putra Jaya Sumurwaru.

Dalam pernyataan resminya, manajemen menegaskan bahwa tindakan Hilmi bertentangan dengan asas sepak bola dan melanggar prinsip sportivitas.

"Dengan adanya kejadian laga Liga 4 babak 32 besar zona Jatim antara PS. Putra Jaya Sumurwaru tertanggal 05 Januari 2026 pukul 14.36 WIB di stadion Bangkalan Madura yang menyebabkan cederanya pemain Perseta 1970."

"Maka kami memutuskan untuk melakukan pemberhentian kerja kepada pemain kami yang bernama Muhammad Hilmi Gimnastiar," bunyi pernyataan resmi klub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Putra Jaya Pasuruan juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Perseta Tulungagung dan Firman Nugraha atas insiden yang terjadi. 

Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran penting agar nilai sportivitas tetap dijunjung tinggi di semua level kompetisi sepak bola Indonesia. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT