News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Tuduhan Kekerasan Fisik yang Dilakukan Shin Tae-yong pada Pemain Ulsan HD

Shin Tae-yong dipecat dari posisinya sebagai pelatih kepala Ulsan HD kurang dari dua bulan menjabat. Tim bahkan hampir degradasi setelah Shin Tae-yong gagal mengangkat tim. 
Selasa, 2 Desember 2025 - 02:54 WIB
Kronologi Tuduhan Kekerasan Fisik yang Dilakukan Shin Tae-yong pada Pemain Ulsan HD
Sumber :
  • tvOnenews-Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Nama mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kembali muncul ke publik setelah skandalnya bersama Ulsan HD terus terbuka satu per satu. 

Shin Tae-yong dipecat dari posisinya sebagai pelatih kepala Ulsan HD kurang dari dua bulan menjabat. Tim bahkan hampir degradasi setelah Shin Tae-yong gagal mengangkat tim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampai akhirnya Ulsan HD memastikan tetap akan berada di K-League 1 musim depan. Dalam pertandingan terakhirnya melawan Jeju United, Minggu (30/11/2025), pengakuan mengejutkan diungkapkan oleh pemain Ulsan HD, Jung Seung-hyun. 

Jung Seung-hyun mengaku mendapatkan kekerasan dari Shin Tae-yong selama menjadi pelatih Ulsan HD. Jung Seung-hyun memang berjanji akan mengungkapkan skandal itu setelah kompetisi musim 2025 selesai. 

Jung Seung-hyun adalah produk asli dari Ulsan HD. Dia menceritakan kronologi skandal kekerasan yang dilakukan Shin Tae-yong padannya. 

"Entah itu pelecehan seksual atau kekerasan, bahkan ketika Anda tidak percaya itu kesalahan Anda, Anda akan melihatnya dari sudut pandang korban," kata Jung Seung-hyun dikutip dari laman Sportal Korea, dikutip Selasa (2/12/2025). 

Video penamparan Shin Tae-yong padanya pun sempat menjadi perdebatan di media sosial. Jung Seung-hyun mengakui bukan hanya dirinya yang menjadi korban, tapi banyak pemain merasakan hal serupa. 

"Saya yakin banyak pemain yang telah mengalami ini, bukan hanya saya. Memang benar ada berbagai masalah, saya bertanya-tanya apakah ini benar, jika orang tua saya melihat video itu, mereka pasti akan marah," katanya. 

Jung Seung-hyun bahkan tak menampik jika dia trauma dengan cara kepelatihan Shin Tae-yong. Dia menyebut butuh waktu lama untuk meresapi apa yang dia alami walau hanya dua bulan dilatih oleh Shin Tae-yong. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aada begitu banyak hal yang tidak dapat saya ingat, akan butuh waktu lama untuk membicarakan semua. Tidak mudah untuk mengatakan semuanya, dari meniup peluit di telinga saya hingga saya ditampar," katanya. 

Jung Seung-hyun bahkan mengakui kejadian seperti ini baru dia rasakan ketika dipimpin Shin Tae-yong. Berpengalaman di Liga Jepang dan Uni Emirat Arab, pemain berposisi bek ini mengaku tak pernah menemukan pelatih yang sama seperti Shin Tae-yong. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT