News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Tutupi Lagi, Pratama Arhan Blak-blakan Soal Perbedaan Pemain Asing di Indonesia yang terkesan Sangat Dimanjakan? Di Depan Grace Tahir Ia Bilang...

Pratama Arhan blak-blakan soal perbedaan perlakuan pada pemain asing di Indonesia yang terkesan sangat dimanjakan? Suami Azizah Salsha itu jujur kalau pemain
Rabu, 12 Februari 2025 - 22:05 WIB
Tak Mau Tutupi Lagi, Pratama Arhan Blak-blakan Soal Perbedaan Pemain Asing di Indonesia yang terkesan Sangat Dimanjakan Di Depan Grace Tahir Ia Bilang....
Sumber :
  • Tangkapan layar dari YouTube Denny Sumargo / Bangkok United

tvOnenews.com - Pratama Arhan, bek kiri andalan Timnas Indonesia, baru-baru ini mengungkapkan pandangannya mengenai perbedaan perlakuan terhadap pemain asing di klub-klub Indonesia dibandingkan dengan di luar negeri. 

Suami dari Azizah Salsha ini menjadi salah satu talenta muda paling bersinar di kancah sepak bola nasional dan internasional, saat ini merumput di Bangkok United, Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestasinya di lapangan tak hanya membuat keluarganya bangga, tetapi juga mencuri perhatian dunia sepak bola. 

Arhan, yang lahir di Blora pada 21 Desember 2001, telah berkembang menjadi pemain yang dipercaya oleh pelatih Shin Tae-yong di berbagai kelompok umur Timnas Indonesia, mulai dari U-23 hingga tim senior.

 Keberhasilannya ini tidak bisa dilepaskan dari kerja keras dan latar belakang motivasinya. 

Dalam wawancara dengan Grace Tahir di kanal YouTube, Arhan mengungkapkan bagaimana ia bertekad untuk tidak merepotkan orang tuanya sejak duduk di bangku SMA.

“Saya sudah targetkan sebelum lulus SMA sudah masuk klub, udah punya gaji sendiri, nggak ngerepotin orang tua,” kata Arhan. 

Pratama Arhan dan Shin Tae-yong
Pratama Arhan dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • Facebook Bangkok United dan AFC

 

Karier profesional Arhan dimulai bersama PSIS Semarang, di mana performanya yang impresif menarik perhatian publik. 

Ia kemudian pindah ke Jepang dan bergabung dengan Tokyo Verdy, klub yang berkompetisi di J2 League, kasta kedua sepak bola Jepang. 

Kepindahan ini menjadi bukti bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di level internasional.

Dalam wawancara yang sama, Grace Tahir menanyakan perbedaan antara pemain Indonesia dan pemain dari negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan, yang banyak mendapat kesempatan bermain di Eropa. 

Arhan menegaskan bahwa dari segi keterampilan, pemain Indonesia tidak kalah dengan pemain asing, namun faktor pengalaman dan mentalitas menjadi hal penting yang harus ditingkatkan.

"Mungkin karena kita butuh kayak pengalaman, terus mental juga kayak gitu sih," ujar Arhan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyoroti bagaimana pemain asing memiliki mentalitas yang lebih kuat, terutama dalam hal daya juang dan latihan fisik. 

"Kalau mental kita kuat, kita pasti paksa sedikit demi sedikit," tambahnya. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT