News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Klub Jepang Ini Pernah Merekrut Pemain Asal Indonesia, Pratama Arhan Cuma Tahan Dua Musim, Sementara yang Lain...

Sosok Pesepakbola, Pratama Arhan, mungkin menjadi pemain Timnas Indonesia terakhir yang melanjutkan karier sepakbola profesionalnya ke Negeri Sakura, Jepang.
Sabtu, 28 Desember 2024 - 00:47 WIB
Pratama Arhan Membela Tokyo Verdy
Sumber :
  • JLeague

tvOnenews.com - Sosok Pratama Arhan mungkin menjadi pemain Timnas Indonesia terakhir yang melanjutkan karier sepakbola profesionalnya ke Negeri Sakura, Jepang.

Sebelum bergabung dengan Suwon Fc di Korea Selatan, Pratama Arhan menghabiskan dua musim di klub Jepang, Tokyo Verdy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bergabung sejak awal tahun 2022 lalu, sayangnya Pratama Arhan gagal bersaing dan menembus skuad Tokyo Verdy.

Sampai akhirnya, Arhan memutuskan untuk meninggalkan Tokyo Verdy pada akhir musim 2023 silam.

Kurangnya menit bermain dan gagal menembus skuad utama Tokyo Verdy, mungkin menjadi alasan Pratama Arhan memutuskan untuk mengakhiri kontraknya dengan Tokyo Verdy.

Tapi, ternyata Pratama Arhan bukanlah satu-satunya pemain Indonesia yang gagal berkarier di negeri sakura.

Sebagai catatan, Tokyo Verdy merupakan klub asal Jepang kelima yang pernah merekrut pemain asal Indonesia.

Berikut Daftar 5 Klub Jepang yang Pernah Datangkan Pemain Asal Indonesia

Kolase Pemain yang pernah Berkarier di Jepang (Sumber : Tangkapan Layar)

1. Matsushita Electric

Pertama ada klub Matsushita Electric yang merekrut Ricky Yacobi setelah tampil apik bersama Arseto Solo di era 90-an.

Ricky pun menjadi pemain pertama dan satu-satunya asal Indonesia yang pernah bermain di kasta tertinggi Liga Jepang saat itu.

Saat itu, Matsushita Electric FC bermain di kompetisi JSL atau Japan Soccer League.

Tapi sayang, kebersamaan Ricky Yacobi dengan Matsushita Electric FC tidak berjalan mulus.

Ricky Yacobi hanya bertahan satu musim di Jepang dan memutuskan untuk kembali ke Arseto Solo.

2. Ventforet Kofu 

Selanjutnya ada klub yang berasal dari Prefektur Yamanashi yakni Ventforet Kofu yang merekrut pemain naturalisasi asal Indonesia Irfan Bachdim.

Bergabung di musim kompetisi tahun 2014, Irfan Bachdim sama sekali tidak diturunkan di kompetisi J1 League musim itu.

Irfan Bachdim hanya mencatatkan dua penampilan bersama Ventforet Kofu di ajang J League Cup dan di Emperor Cup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Minimnya menit bermain, Bachdim memutuskan untuk pindah ke klub asal pulau Hokkaido, Hokkaido Consadole Sapporo.

Sayang, nasib Bachdim di Hokkaido Consadole Sapporo tak jauh berbeda dengan saat dirinya membela Ventforet Kofu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT