News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Jadi Wonderkid, Alkohol Jadi Awal Malapetaka Jatuhnya Karier Kurnia Meiga 

Dengan postur yang ideal dengan tinggi 1,87 meter sebagai penjaga gawang, Kurnia Meiga dikaruniai juga kemampuan dalam menahan serangan lawan.
Kamis, 18 April 2024 - 14:09 WIB
Kunia Meiga
Sumber :
  • ANTARA/Prasetyo Utomo

tvOnenews.com - Sosok Kurnia Meiga sempat menjadi pesepakbola terbaik di Indonesia. Ketika masih berusia 20 tahun, dia sudah membawa Arema menjadi juara dan menyabet gelar best player Indonesia Super League 2009/2010.

Dengan postur yang ideal dengan tinggi 1,87 meter sebagai penjaga gawang, ia dikaruniai juga kemampuan dalam menahan serangan lawan. Bahkan posisi inti di tim nasional menjadi tempat dari pemain kelahiran 7 Mei 1990 tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayang, karir penjaga gawang tidak bertahan lama. Dia sempat tiba-tiba menghilang dari skuat Arema di musim kompetisi 2017. Isu yang santer beredar pada saat itu adalah Kurnia Meiga terkena santet.

tvonenews

Lama tidak terdengar, akhirnya sosok Kurnia Meiga kembali muncul dengan kondisi memprihatinkan. Dia tidak dalam kondisi yang baik, bahkan penglihatan pria berusia 33 tahun ini terganggu.

Usut punya usut, karir Kurnia Meiga ternyata bukan karena hal non medis. Melainkan karena dia mempunyai kebiasaan buruk mengonumsi alkohol. Kabar tersebut belakangan ramai dibahas usai mantan istrinya blak-blakan bicara soal kebiasan buruk Kurnia Meiga.

Terkuak bahwa kebutaan yang dialami Kurnia Meiga karena penyakit yang diakibatkan kebiasaan meneggak alkohol. Kabarnya kebiasaan buruk itu sudah dimulai sejak masih berusia 18 tahun.

Karir yang sudah dipupuk sejak usia muda pun harus lenyap dalam rentang waktu yang singkat. Bahkan rumah tangga Kurnia Meiga pun karam akibat perbuatannya. Pernikahan dengan Azhiera Adzka Fathir pada 12 Mei 2013 pun hanya bertahan sepuluh tahun saja.

Kebiasaan buruk eks kiper andalan Arema tersebut membuat emosinya jadi tidak stabil. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pun dilakukannya dan ada sikap yang buruk terhadap istri dan anak-anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak buruk lain dari Kurnia Meiga yang merupalkan alkoholik adalah krisis finansial. Masalah keuangan menimpanya karena tidak bisa lagi aktif bermain di kompetisi tanah air.

Imbasnya dia harus menjual barang-barang berharga yang didapat ketika menjadi pesepakbola aktif. Dia sudah menjual medali dan koleksi jersey-jersey para pemain yang didapatnya selama berkarir. Bahkan dia juga baru-baru ini harus berjualan emping untuk bisa mendapatkan penghasilan.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT