Hati Indonesia Meski Latih Timor Leste, Emral Abus Dilema Hadapi Tanah Kelahirannya Sendiri di Laga Pembuka Piala AFF U-17 2026
- FFTL
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Timor Leste U-17, Emral Bin Bustamam atau akrab disapa Emral Abus, membawa nuansa berbeda jelang laga pembuka Grup A Piala AFF U-17 2026. Di tengah tensi persaingan, ia justru menyampaikan permintaan yang tak biasa kepada publik Indonesia.
Permintaan itu berkaitan dengan dukungan moral yang biasanya sepenuhnya mengalir untuk tuan rumah. Namun kali ini, Emral berharap ada sedikit ruang yang diberikan untuk tim yang ia tangani, yakni Timor Leste.
Hal tersebut membuat atmosfer pertandingan menjadi lebih menarik. Apalagi, duel ini tidak sekadar mempertemukan dua negara, tetapi juga sosok pelatih yang berasal dari latar belakang yang sama.
Emral sendiri merupakan pelatih berpengalaman asal Padang, Sumatera Barat. Kini, ia mengemban tanggung jawab membesut Timnas Timor Leste U-17 di ajang Piala AFF U-17 2026.
Kedekatannya dengan Indonesia menjadi alasan di balik permintaan unik tersebut. Ia merasa masih menjadi bagian dari ekosistem sepak bola Tanah Air.
"Mohon doa separuh ya, dari tadi Kurniawan (pelatih Timnas Indonesia U-17) minta doa seluruhnya, saya minta separuh doa. Karena pelatih Timor Leste juga dari Indonesia," ujar Emral di Surabaya, Sabtu (11/4/2026).
Terlepas dari hal itu, Emral memastikan bahwa timnya datang dengan persiapan yang tidak main-main. Program latihan telah digelar jauh hari demi menghadapi turnamen ini.
Meski demikian, Emral tetap realistis melihat peta kekuatan. Ia mengakui bahwa Timor Leste masih memiliki kesenjangan kualitas dibandingkan Indonesia.
Namun, kondisi itu tidak membuat timnya gentar. Justru sebaliknya, hal tersebut menjadi bahan bakar semangat bagi para pemain muda.
"Kalau dibandingkan, sudah pasti Timor Leste kalah dari Indonesia. Namun besok, Timor Leste akan berusaha semaksimal mungkin," kata Emral.
"Tekad anak-anak kami adalah bagaimana bisa membuat sejarah saat melawan Indonesia," sambungnya.
Berbicara soal ambisi, Emral menegaskan bahwa timnya tidak datang sekadar meramaikan turnamen. Ia ingin setiap pemain mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Kemenangan tetap menjadi target di setiap pertandingan. Namun, pendekatan taktik akan disesuaikan dengan karakter lawan yang dihadapi.
Load more