News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Drama Piala Afrika 2025! Senegal Gugat CAF ke CAS Usai Gelar Juara Dicabut

Kontroversi besar mengguncang sepak bola Afrika. Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) resmi menerima banding dari Federasi Sepak Bola Senegal terkait pencabutan gelar juara Piala Afrika 2025.
Kamis, 26 Maret 2026 - 03:51 WIB
Drama Menit Akhir! Senegal Bungkam Mesir dan Amankan Tiket Final Piala Afrika
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi besar mengguncang sepak bola Afrika. Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) resmi menerima banding dari Federasi Sepak Bola Senegal terkait pencabutan gelar juara Piala Afrika 2025.

Langkah ini diambil setelah Konfederasi Sepak Bola Afrika secara kontroversial mencabut gelar Senegal dan memberikannya kepada Timnas Maroko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan resminya, CAS mengonfirmasi telah menerima pengajuan tersebut dan tengah memproses pembentukan panel arbitrase untuk menangani kasus ini.

“Banding FSF bertujuan membatalkan keputusan CAF dan menetapkan Senegal sebagai juara Piala Afrika,” tulis CAS dilansir Kamis (26/3/2026).

Bermula dari Insiden Walk Out di Final

Kontroversi ini berakar dari laga final yang berlangsung di Rabat pada 18 Januari.

Saat itu, Timnas Senegal melakukan aksi walk out sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit yang memberikan penalti krusial untuk Maroko.

Senegal sempat meninggalkan lapangan selama 14 menit sebelum akhirnya kembali melanjutkan pertandingan. Secara mengejutkan, mereka justru berhasil menang 1-0 dan sempat dinobatkan sebagai juara.

Namun, drama belum berakhir. CAF kemudian menganulir hasil pertandingan tersebut dan melalui komite banding menetapkan Senegal kalah 0-3, sekaligus memberikan gelar juara kepada Maroko.

Senegal Tak Terima, Bawa Kasus ke CAS

Tak terima dengan keputusan tersebut, FSF langsung mengambil langkah hukum dengan mengajukan banding ke CAS. Mereka meminta agar keputusan CAF dibatalkan dan status juara dikembalikan kepada Senegal.

Selain itu, FSF juga meminta penangguhan batas waktu pengajuan dokumen hingga CAF memberikan alasan resmi secara lengkap atas keputusannya.

CAS menyatakan proses selanjutnya akan segera berjalan setelah panel arbitrase terbentuk, termasuk penentuan jadwal sidang.

Tekanan dari Pemerintah Senegal

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini tak hanya menjadi perhatian federasi, tetapi juga pemerintah Senegal yang sebelumnya mendesak dilakukan penyelidikan menyeluruh atas pencabutan gelar tersebut.

Kini, nasib gelar juara Piala Afrika 2025 masih menggantung. Putusan CAS akan menjadi penentu akhir dalam salah satu drama terbesar dalam sejarah sepak bola Afrika.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT