GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kevin Diks Nyaris Jadi Antagonis! Buang Peluang & Gol Dianulir VAR, Berakhir Jadi Pahlawan Gladbach

Kevin Diks mendapat kesempatan emas menjelang akhir babak pertama. Gawang kosong terbuka lebar, tetapi sundulannya justru melayang di atas mistar, peluang emas
Minggu, 1 Maret 2026 - 17:28 WIB
Kevini Diks usai cetak gol dan jadi pahlawan Borussia Moenchengladbach
Sumber :
  • instagram Borussia Moenchengladbach

tvOnenews.com - Kevin Diks menjalani malam yang penuh paradoks di Bundesliga usai gonya dianulir VAR, tapi justru bisa bangkit jadi pahlawan Borussia Moenchengladbach.

Bek Timnas Indonesia itu sempat tampil melempem, membuang peluang emas di depan gawang kosong, bahkan harus menelan kekecewaan setelah golnya dianulir VAR. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun sepak bola selalu menyimpan ruang untuk penebusan. Ketika tekanan memuncak dan Borussia Moenchengladbach terancam kembali gagal meraih poin penuh, Diks bangkit di momen paling krusial. 

Diks berubah dari sosok yang nyaris jadi kambing hitam menjadi penentu kemenangan dramatis.

Rollercoaster Emosi di Borussia Park

Bermain di Borussia Park, Sabtu (28/2/2026) malam WIB, Borussia Moenchengladbach menghadapi Union Berlin dalam lanjutan Bundesliga. 

Laga ini sangat penting bagi Gladbach yang tengah berjuang menjauh dari zona merah klasemen Liga Jerman.

Kevin mendapat kesempatan emas menjelang akhir babak pertama. Setelah kiper Union Berlin menjatuhkan diri untuk menepis sepakan Philipp Sander, bola liar jatuh tepat di depan Diks. 

Gawang kosong terbuka lebar, tetapi sundulannya justru melayang di atas mistar. Peluang emas itu terbuang percuma.

Penderitaannya belum berhenti. Pada menit ke-65, Diks sempat mencetak gol lewat penyelesaian jarak dekat.

Kevin Diks Nyaris Jadi Antagonis! Buang Peluang & Gol Dianulir VAR, Berakhir Jadi Pahlawan Gladbach
Kevin Diks Nyaris Jadi Antagonis! Buang Peluang & Gol Dianulir VAR, Berakhir Jadi Pahlawan Gladbach
Sumber :
  • instagram Borussia Moenchengladbach

Namun wasit menganulirnya setelah tinjauan VAR menunjukkan ada pemain Gladbach yang lebih dulu berada dalam posisi offside. Stadion pun terdiam.

“Istri saya mengatakan itu seperti roller coaster emosional, dan saya pikir itu juga dirasakan oleh semua orang di stadion,” kata Diks dikutip laman Rheinische Post.

Ia tak menampik rasa bersalahnya. “Setelah melewatkan peluang itu, saya merasa bersalah. Saya bertanya pada diri sendiri: ‘Bagaimana saya bisa melewatkan kesempatan itu?’ Saya terlalu berusaha mendorong bola, dan itu malah menjadi bumerang.”

Penebusan Dosa di Injury Time

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski dihantui dua momen menyakitkan, Diks mencoba bangkit saat jeda. Ia menyemangati diri sendiri agar tidak menyerah.

“Kami sama sekali tidak menyerah hari ini, pujian besar untuk tim. Saya berkata pada diri sendiri saya ingin mencoba lagi dan kesempatan berikutnya akan datang,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan
Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Menilik daftar juara Proliga dari sektor putra, di mana Samator menjadi tim legendaris karena meraih title terbanyak sedangkan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi bersaing ketat dalam beberapa tahun terakhir.
6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

Real Madrid bersiap rombak besar usai musim mengecewakan. Enam pemain terancam hengkang, termasuk Camavinga yang diminati klub elite Eropa.
Persaingan Lini Tengah Timnas Indonesia Memanas Usai Jordi Amat Bisa Diturunkan John Herdman Sebagai Gelandang Bertahan

Persaingan Lini Tengah Timnas Indonesia Memanas Usai Jordi Amat Bisa Diturunkan John Herdman Sebagai Gelandang Bertahan

Situasi tersebut tak lepas dari peluang Jordi Amat yang masuk dalam skema baru sebagai gelandang. Perubahan peran ini membuat persaingan di lini tengah semakin ketat dan penuh dinamika.
Babak 16 Besar Liga Champions Penuh Drama! Ini Catatan Suram dari Premier League

Babak 16 Besar Liga Champions Penuh Drama! Ini Catatan Suram dari Premier League

Babak 16 besar Liga Champions 2025–2026 resmi berakhir dengan drama dan kejutan yang memanaskan persaingan menuju perempat final.

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT