GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Risiko Besar! Kemenangan Malaysia Bisa Dibatalkan Jika Pakai 7 Pemain Ini

Pakar sepak bola Malaysia, Zakaria Rahim, memperingatkan potensi bahaya besar bagi sepak bola Malaysia jika federasi tetap memaksakan penggunaan tujuh pemain naturalisasi yang baru-baru ini kembali berstatus aktif.
Sabtu, 31 Januari 2026 - 04:19 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram Timnas Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar sepak bola Malaysia, Zakaria Rahim, memperingatkan potensi bahaya besar bagi sepak bola Malaysia jika federasi tetap memaksakan penggunaan tujuh pemain naturalisasi yang baru-baru ini kembali berstatus aktif.

Berbicara kepada Bharian, Zakaria menegaskan bahwa status hukum tujuh pemain tersebut masih belum sepenuhnya aman. Ia menilai penggunaan mereka berisiko tinggi dan dapat menjadi bumerang jika putusan akhir Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) tidak berpihak kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penangguhan hukuman bukan berarti vonis telah sepenuhnya dibatalkan. Jika pemain turun ke lapangan sambil menunggu putusan akhir CAS dan tim tersebut memenangkan pertandingan, risikonya hasil itu bisa dibatalkan dan kemenangan diberikan kepada lawan, seperti yang terjadi pada tiga pertandingan sebelumnya,” ujar Zakaria.

Ia kemudian memberikan perumpamaan untuk menjelaskan situasi tersebut.

“Ini seperti seseorang yang telah divonis bersalah, tetapi hukumannya ditangguhkan sementara sambil menunggu keputusan Pengadilan Banding. Jika mereka diskors dari pekerjaan, mereka tetap tidak bisa masuk kantor. Paspor mereka juga tidak akan dikembalikan jika masih ditahan pengadilan; mereka hanya tidak perlu masuk penjara,” jelasnya.

Selain persoalan hukum, Zakaria juga menyoroti kondisi fisik dan ritme pertandingan para pemain tersebut. Menurutnya, para pemain yang lama absen akibat skorsing akan kesulitan kembali ke performa terbaik.

“Mereka sudah lama tidak berada dalam aktivitas sepak bola kompetitif. Situasinya mirip pemain yang baru pulih dari cedera jangka panjang dan membutuhkan waktu lama untuk kembali ke level tertinggi,” katanya.

Zakaria menilai, mengizinkan ketujuh pemain tersebut kembali membela Malaysia merupakan langkah yang sangat berisiko, meskipun secara teknis mereka berpotensi membantu tim meraih hasil positif.

“Mengizinkan ketujuh pemain itu kembali ke Malaysia adalah tindakan yang sangat berisiko dan sebaiknya dihindari, walaupun mereka mungkin bisa membantu mengamankan kemenangan melawan Vietnam,” ujarnya.

Kontroversi ini bermula setelah FAM mengumumkan bahwa CAS menyetujui permohonan penangguhan sementara hukuman yang diajukan tujuh pemain, yakni Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Dengan keputusan tersebut, hukuman skorsing 12 bulan yang sebelumnya dijatuhkan FIFA kepada para pemain tersebut ditangguhkan sementara. Mereka diizinkan melanjutkan karier dan terlibat dalam aktivitas sepak bola hingga CAS mengeluarkan putusan akhir atas banding mereka.

Namun, Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor Paul John menegaskan bahwa meskipun CAS memberikan penangguhan sementara, status mereka untuk membela Malaysia di pertandingan internasional masih menunggu kejelasan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, AFC masih harus menerima rincian lengkap dari FIFA sebelum memastikan apakah para pemain tersebut dapat diturunkan dalam laga resmi.

Sementara itu, Timnas Malaysia dijadwalkan menghadapi Vietnam dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2027 di Thien Truong Sports Center, Nam Dinh, pada 31 Maret mendatang, laga yang kini dibayangi potensi polemik hukum dan regulasi.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Deal Dagang RI–AS Diteken, Tarif Turun Tapi Risiko Menggunung: Dari Banjir Impor hingga Tekanan UMKM

Deal Dagang RI–AS Diteken, Tarif Turun Tapi Risiko Menggunung: Dari Banjir Impor hingga Tekanan UMKM

MoU dagang RI–AS resmi diteken. Tarif turun, tapi risiko banjir impor, tekanan UMKM, dan ketimpangan perdagangan mulai jadi sorotan.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Putusan MA AS Guncang Kesepakatan Dagang, Airlangga: Perjanjian RI–AS Tetap Jalan Meski Tarif Trump Dibatalkan

Putusan MA AS Guncang Kesepakatan Dagang, Airlangga: Perjanjian RI–AS Tetap Jalan Meski Tarif Trump Dibatalkan

Putusan MA AS batalkan tarif Trump, Airlangga pastikan perjanjian dagang Indonesia–AS tetap berjalan sambil dikaji ulang dalam masa konsultasi 60 hari.
Ibu Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak di NTT, Pigai: Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah

Ibu Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak di NTT, Pigai: Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah

Beberapa hari lalu, mencuat terkait kabar Ibu Ketua BEM UGM diteror. Hal ini terjadi, usai Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto melontarkan kritik terkait kasus anak
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 22 Februari 2026
logo Persib Bandung
PSB
20:30
TGR
logo Persita
logo Dewa United
DWU
20:30
BOR
logo Pusamania Borneo
Senin, 23 Februari 2026
logo PSIM Yogyakarta
PSY
20:30
BUF
logo Bali United

Trending

Pengamat Kritik Pedas Tingkah Anggota Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas di Tual: Pidanakan!

Pengamat Kritik Pedas Tingkah Anggota Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas di Tual: Pidanakan!

Pengamat Kepolisian ISESS Bambang Rukminto lontarkan kritikan pedas terhadap kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob ke seorang Siswa di Tual,
Hasil Liga Inggris: Chelsea Puas Berbagi Poin untuk Geser Manchester United di Klasemen

Hasil Liga Inggris: Chelsea Puas Berbagi Poin untuk Geser Manchester United di Klasemen

Chelsea harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Burnley pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (21/2/2026).
Bersinar di Liga Korea, Megawati Hangestri Pernah Titip Pesan Menyentuh untuk Pevoli Muda Indonesia

Bersinar di Liga Korea, Megawati Hangestri Pernah Titip Pesan Menyentuh untuk Pevoli Muda Indonesia

Sukses meniti karier di Liga Voli Korea selama dua musim, Megawati Hangestri Pertiwi membagikan pesan kepada para juniornya yang hendak berkarier abroad. (22/2)
Hasil Super League Penuh Kejutan: Persebaya Tersungkur, Arema dan Persis Alami Nasib Serupa

Hasil Super League Penuh Kejutan: Persebaya Tersungkur, Arema dan Persis Alami Nasib Serupa

Hasil Super League 2025/2026 pada pekan ke-22 berlangsung menarik perhatian pada Sabtu (21/2/2026).
Polri Tak Hanya Ungkap Narkotika Sekoper, Kronologi Penyimpangan Seksual AKBP Didik Juga Dibocorkan

Polri Tak Hanya Ungkap Narkotika Sekoper, Kronologi Penyimpangan Seksual AKBP Didik Juga Dibocorkan

Polri tidak hanya ungkap soal kepemilikan narkotika sekoper eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Namun, Polri juga bocorkan kronologi penyimpangan
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT