News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Terbaru Kasus Naturalisasi Malaysia, FIFA Ikuti Keputusan CAS Bikin Pemain Bebas Sanksi?

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengumumkan pemberitahuan resmi dari FIFA terkait kasus tujuh pemain naturalisasi tim nasional Malaysia, menyusul keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS)
Selasa, 27 Januari 2026 - 23:46 WIB
Ilustrasi pemain naturalisasi Malaysia.
Sumber :
  • instagram FAM Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengumumkan pemberitahuan resmi dari FIFA terkait kasus tujuh pemain naturalisasi tim nasional Malaysia, menyusul keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang menangguhkan sementara sanksi terhadap para pemain tersebut.

Pengumuman itu disampaikan FAM melalui laman resminya dengan judul, “FIFA mengumumkan keputusan CAS kepada anggota asosiasinya.” Dalam pernyataan tersebut, FIFA mengonfirmasi telah menerima dan menyampaikan keputusan CAS kepada seluruh anggota asosiasi dan federasi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlampir dalam pengumuman tersebut, FIFA menjelaskan bahwa CAS telah mengabulkan permohonan penangguhan sementara hukuman terhadap tujuh pemain tim nasional Malaysia, yakni Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

FIFA juga menegaskan bahwa penangguhan tersebut mencakup sanksi domestik maupun kontinental dan berlaku segera. Dengan demikian, ketujuh pemain tersebut diizinkan kembali berpartisipasi dalam seluruh aktivitas sepak bola hingga adanya keputusan akhir atas banding yang diajukan ke CAS.

Sebelumnya, pada malam 26 Januari, CAS secara resmi menyetujui permintaan penangguhan sementara hukuman yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia tersebut. Keputusan ini membuat larangan selama 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola untuk sementara waktu dibekukan.

Direktur Eksekutif FAM, Rob Friend, menyebut keputusan CAS tersebut sebagai prosedur umum dalam proses banding. Menurutnya, langkah itu bertujuan untuk memberikan perlindungan hak sementara kepada pihak yang mengajukan banding sebelum putusan akhir dijatuhkan.

“Ini adalah prosedur standar di CAS untuk memastikan adanya perlindungan sementara atas hak-hak para pihak hingga keputusan akhir dibuat,” ujar Rob Friend.

Kasus ini bermula pada September 2025, ketika FIFA menjatuhkan sanksi kepada FAM atas dugaan penggunaan dokumen palsu dalam proses verifikasi kelayakan tujuh pemain naturalisasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keputusan FIFA, FAM dijatuhi denda sebesar 350.000 franc Swiss. Sementara itu, masing-masing dari tujuh pemain tersebut dikenai sanksi larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan serta denda sebesar 2.000 franc Swiss.

Dengan adanya penangguhan sementara dari CAS, ketujuh pemain kini dapat kembali melanjutkan kariernya sambil menunggu putusan akhir atas banding yang sedang diproses.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT