Timnas Malaysia di Ujung Tanduk, Pelatih Peter Cklamovski Tegaskan Harimau Malaya Tak Menyerah
- Instagram - Malaysia National Team
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Malaysia Peter Cklamovski menilai kemungkinan negaranya dinyatakan kalah karena forfeit saat menghadapi Vietnam merupakan keputusan yang tidak adil.
Meski demikian, ia menegaskan Harimau Malaya tetap bertekad meraih kemenangan demi menjaga asa lolos ke Piala Asia 2027.
Menjelang laga terakhir kualifikasi Grup F melawan Vietnam, pelatih asal Australia tersebut meminta para penggemar dan komunitas sepak bola Malaysia untuk terus memelihara harapan, terlepas dari berbagai persoalan yang tengah melanda sepak bola negeri jiran.
Malaysia saat ini berada dalam situasi sulit setelah tujuh pemain naturalisasi mereka dijatuhi sanksi oleh FIFA akibat masalah administrasi. Kondisi tersebut membuat peluang Malaysia untuk melaju ke putaran berikutnya kian menipis. Namun, Cklamovski menegaskan fokus tim tetap tertuju pada target kemenangan.
Berbicara kepada media lokal, Cklamovski secara tegas menepis berbagai keraguan dan kritik yang diarahkan kepada tim nasional. Ia menegaskan bahwa tujuan dirinya dan para pemain tidak pernah berubah.
“Kami akan pergi ke Vietnam untuk menyelesaikan misi kami dengan kemenangan dan menyelesaikan babak kualifikasi di puncak grup setelah 90 menit pertandingan. Itu adalah tujuan terbesar kami, kenyataan yang diupayakan oleh seluruh tim,” tegas Cklamovski.
Lebih lanjut, Cklamovski menyampaikan ketidakpuasannya atas potensi pengurangan poin atau kekalahan forfeit yang bisa dijatuhkan kepada Malaysia akibat polemik pemain naturalisasi. Menurutnya, keputusan tersebut tidak adil dan sulit diterima.
“Ini tidak adil. FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengonfirmasi bahwa para pemain tersebut memenuhi syarat untuk bermain bagi tim nasional Malaysia. Jika tidak, saya tidak akan menggunakan mereka sejak awal,” ujarnya.
Pelatih berusia 46 tahun itu juga menyebut pemerintah Malaysia telah mengakui kewarganegaraan para pemain naturalisasi tersebut. Ia berharap mereka dapat segera kembali memperkuat Harimau Malaya dalam perjuangan menuju Piala Asia 2027.
“Saya berharap mereka dapat kembali untuk membantu Harimau Malaya lolos ke Piala Asia dan, lebih dari itu, mengincar impian memenangkan kejuaraan kontinental,” katanya.
Dengan latar belakang tersebut, laga Vietnam kontra Malaysia tidak hanya krusial dalam menentukan nasib kualifikasi ke putaran selanjutnya, tetapi juga menjadi ujian karakter, keyakinan, serta ambisi Timnas Malaysia di tengah periode yang penuh gejolak.(lgn)
Load more