Siapa Sadio Mane? Pemain Al Nassr Sekaligus Sosok Berpengaruh yang Bawa Timnas Senegal Juarai AFCON 2025
- Instagram/sadiomaneofficiel
Hal ini karena gaya leadership-nya yang dinilai luar biasa saat pertandingan memasuki momen kritis pada menit ke-98, ketika wasit memberikan penalti kontroversial bagi Maroko.
Keputusan tersebut memicu kemarahan besar dari Timnas Senegal hingga sang pelatih, Pape Thiaw, menginstruksikan para pemainnya untuk meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes (walk-off).

- Instagram/sadiomaneofficiel
Namun, di tengah ketegangan yang bisa mencoreng wajah sepak bola Afrika, Sadio Mane mengambil inisiatif luar biasa.
Sebagai kapten Timnas Senegal, ia berusaha mengejar rekan-rekannya ke lorong ruang ganti dan membujuk mereka untuk kembali.
Setelah beberapa menit, berkat kewibawaannya, Senegal pun akhirnya kembali ke dalam lapangan dan melanjutkan permainannya melawan sang tuan rumah.
Keajaiban pun terjadi setelahnya. Penalti Maroko yang dieksekusi oleh Brahim Diaz pada menit justru berhasil digagalkan oleh kiper Edouard Mendy.
Senegal akhirnya mengunci kemenangan 1-0 di masa injury time, tepatnya menit ke-94 lewat gol tajam Pape Gueye. Senegal pun merengkuh gelar juara Piala Afrika untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Sadio Mane diberi gelar Pemain Terbaik Turnamen
Atas performa konsisten dan kepemimpinannya yang krusial di masa genting pada laga final, panel teknis Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) akhirnya menobatkan Sadio Mane sebagai Pemain Terbaik Turname atau Man of the Tournament.
Sepanjang kompetisi, ia mencatatkan 2 gol dan 3 assist, serta menciptakan peluang terbanyak (18 kali) di antara pemain lainnya.
Sadio Mane membuktikan bahwa meski di usia 33 tahun, pengaruhnya di lapangan masih tak tergantikan. (ism)
Load more