Debut Turnamen Pelatih 35 Tahun di Piala AFF, Target Kalahkan Timnas Indonesia Hingga Bawa Juara
- tvOnenews-Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih baru Singapura, Gavin Lee, tak ingin sekadar membuat Singaapura menumpang lewat pada ajang Piala AFF 2026.
Baru berusia 35 tahun, turnamen ini akan menjadi debut Gavin Lee bersama Singapura di turnamenn level Asia Tenggara. Namun ambisinya sudah jelas, siap menantang tim-tim besar, termasuk Timnas Indonesia dan Vietnam, hingga berbicara soal gelar juara.
Hal itu disampaikan Gavin Lee usai hasil drawing Piala AFF 2026 resmi digelar di Jakarta, Kamis (15/1/2026). Ia menilai undian berat justru menjadi keuntungan bagi Singapura, terutama sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia.
“Ya, tentu saja. Kualifikasi Piala Asia merupakan hal yang fantastis bagi negara kami. Saya pikir kami semua sangat bangga dengan usaha para pemain dan staf,” ujar Gavin Lee.
Menurutnya, Piala AFF bukan sekadar turnamen regional, melainkan ajang pemanasan yang sangat ideal sebelum tampil di level Asia.
“Kami benar-benar ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk Piala Asia. Dan saya rasa mendapatkan undian yang berat seperti ini justru bagus untuk kami. Ini menjadi ujian yang baik agar kami bisa terbiasa menghadapi situasi sulit, seperti yang akan kami temui nanti di Piala Asia,” lanjutnya.
Terkait persaingan di grup, Gavin Lee enggan menyebut satu lawan yang paling berat. Namun, ia menegaskan bahwa setiap laga dijalani dengan target kemenangan, termasuk saat menghadapi Indonesia.
“Setiap pertandingan yang kami jalani, kami selalu masuk dengan niat dan tujuan untuk menang. Moto kami sebagai tim selalu sama, satu hari dalam satu waktu, satu sesi latihan dalam satu waktu, satu pertandingan dalam satu waktu,” tegasnya.
Pelatih termuda di Piala AFF 2026 itu menilai fokus utama timnya adalah laga terdekat, bukan memilih-milih lawan.
“Siapa pun lawan pertama kami, itulah pertandingan terpenting. Dan ketika tiba waktunya melawan Indonesia, maka itu akan menjadi pertandingan terpenting bagi kami,” ucap Gavin.
Menariknya, Singapura pernah meraih kejayaan Piala AFF dengan dukungan pemain naturalisasi. Saat ditanya apakah pendekatan tersebut masih menjadi kunci, Gavin Lee menegaskan bahwa kekuatan timnya kini terletak pada rasa bangga membela negara.
“Kami punya sekelompok pemain yang sangat bangga bisa bermain untuk negaranya. Mereka mewakili Singapura dengan penuh rasa hormat dan kebanggaan,” katanya.
Keberhasilan lolos ke Piala Asia, menurut Gavin, menjadi bukti nyata mentalitas dan kerja keras skuadnya saat ini.
“Saya rasa keberhasilan lolos ke Piala Asia adalah bukti nyata dari usaha dan mentalitas mereka. Saya sangat bersemangat melihat bagaimana mereka bersaing di turnamen ini dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” tutupnya.
Load more