Kok Bisa Bojan Hodak Singgung Macan Kemayoran Jelang Laga Persib Vs PSM Makassar? Hodak: Kami Menantikan Pertandingan Melawan Persija!
- tvOnenews.com - Dwi R Belva
tvOnenews.com - Nama Persija Jakarta tiba-tiba ikut terseret dalam pernyataan Bojan Hodak jelang Persib Bandung melakoni laga tunda kontra PSM Makassar.
Padahal, duel klasik tersebut masih beberapa pekan lagi. Namun, ucapan pelatih asal Kroasia itu memunculkan spekulasi: apakah Persija memang menjadi tolok ukur kekuatan Persib di BRI Super League 2025/26?
Di tengah padatnya agenda kompetisi, Hodak seolah memberi sinyal bahwa laga melawan Persija bukan sekadar pertandingan biasa.
Rivalitas panjang kedua tim membuat setiap pertemuan selalu sarat gengsi. Pertanyaannya kemudian, apakah Persija masih menjadi lawan yang benar-benar sebanding dengan Persib yang tampil konsisten, terutama saat bermain di kandang?
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tetap tertuju pada laga tunda pekan kedelapan BRI Super League 2025/26 melawan PSM Makassar. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (27/12/2025) malam.
Meski demikian, Hodak tak menampik bahwa Persib juga sudah menatap laga besar berikutnya melawan Persija Jakarta. Namun, ia menekankan bahwa kemenangan atas PSM menjadi prioritas utama demi menjaga posisi dan momentum tim di papan klasemen.
Menurut Hodak, laga kontra PSM memiliki arti penting karena dimainkan di kandang sendiri. Ia berharap Bobotoh bisa hadir memenuhi GBLA dan menciptakan atmosfer yang memberi tekanan kepada tim tamu.
“Beberapa laga kandang terakhir kami, ketika tim tamu datang ke sini, mereka tidak nyaman saat bermain,” ujar Hodak.

- Instagram @persib
“Itu bagus bagi kami, ketika bermain di kandang, dalam 1-2 bulan terakhir kami begitu mendominasi. Alasannya karena banyaknya Bobotoh yang hadir,” tegas pelatih berkepala plontos tersebut.
Pernyataan itu menegaskan bahwa Persib menjadikan GBLA sebagai benteng kuat di BRI Super League 2025/26. Dukungan penuh suporter dinilai menjadi faktor pembeda yang membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Meski meminta dukungan maksimal, Hodak juga mengingatkan Bobotoh untuk tetap menjaga ketertiban. Ia menyoroti pentingnya disiplin suporter agar Persib tidak kembali terkena sanksi denda.
Pelatih berusia 53 tahun itu menilai laga kandang terakhir menunjukkan perkembangan positif dari sisi keamanan. Ia berharap kondisi tersebut bisa terus dipertahankan, tidak hanya saat menghadapi PSM, tetapi juga ketika menjamu Persija.
“Saya hanya berharap tidak ada lagi flare karena kami tidak mau didenda lagi. Di laga terakhir itu oke (ketertibannya) dan saya berharap ini bisa terus dilanjutkan. Tentu saja kami juga menantikan pertandingan melawan Persija,” tandas Hodak.
Ucapan tersebut menjadi sorotan karena menyebut Persija secara langsung. Duel Persib vs Persija memang dijadwalkan menjadi laga kandang terdekat setelah pertandingan melawan PSM, yakni pada 11 Januari 2026.
Mengutip dari laman resmi Persib, Hodak kembali menegaskan bahwa kehadiran Bobotoh sangat berpengaruh terhadap performa tim.
“Beberapa laga kandang terakhir kami, ketika tim tamu datang ke sini, mereka tidak nyaman saat bermain. Yang mana itu bagus bagi kami, ketika bermain di kandang, dalam 1-2 bulan terakhir kami begitu mendominasi,” kata Hodak.
Ia juga menambahkan, “Alasannya karena banyaknya Bobotoh yang hadir.”
Dalam konteks persaingan BRI Super League 2025/26, pernyataan Hodak memunculkan diskusi menarik: apakah Persija masih berada di level yang sama dengan Persib?
Secara atmosfer dan gengsi, Persija jelas masih menjadi rival utama. Namun, performa kandang Persib yang solid membuat Pangeran Biru kerap diunggulkan.
Bagi Persib, laga melawan PSM menjadi ujian konsistensi sebelum memasuki duel sarat emosi melawan Persija.
Sementara bagi Persija, pertandingan di GBLA nanti akan menjadi tolok ukur apakah mereka mampu menandingi dominasi Persib, khususnya di hadapan Bobotoh.
Dengan dukungan suporter yang tertib dan atmosfer stadion yang kondusif, Persib berharap bisa meraih hasil maksimal atas PSM, sekaligus menjaga kepercayaan diri menjelang laga klasik melawan Persija Jakarta di panggung BRI Super League 2025/26. (udn)
Load more