News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Pejabat dan Penyelenggara, Kunjungan Lionel Messi ke India Berakhir Jadi "Bencana"

Kunjungan Lionel Messi ke India berakhir ricuh setelah agenda tur stadion di Kolkata terpaksa dihentikan lebih cepat pada Sabtu waktu setempat.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:53 WIB
Lionel Messi di India
Sumber :
  • REUTERS/Sahiba Chawdhary

Jakarta, tvOnenews.com - Kunjungan Lionel Messi ke India berakhir ricuh setelah agenda tur stadion di Kolkata terpaksa dihentikan lebih cepat pada Sabtu waktu setempat. Insiden ini dipicu kemarahan penonton yang merasa tertipu hingga melempar botol dan kursi ke arah lapangan Stadion Salt Lake.

Ribuan penggemar sebelumnya rela merogoh kocek mahal demi melihat langsung megabintang asal Argentina tersebut. Harga tiket bahkan mencapai 25.000 rupee atau sekitar Rp4,5 juta hanya untuk menyaksikan Messi melakukan putaran kehormatan di stadion kebanggaan Kolkata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Messi hadir bersama dua rekannya di Inter Miami, yakni Luis Suarez dan Rodrigo De Paul, dalam rangkaian tur bertajuk GOAT Tour. Namun kehadiran rombongan VIP yang mengelilingi Messi di atas lapangan membuat mayoritas penonton di tribun kesulitan melihat sang idola.

Situasi semakin tidak terkendali ketika pihak keamanan memutuskan memperpendek durasi kemunculan Messi demi alasan keselamatan. Pemain berusia 38 tahun itu akhirnya langsung dibawa keluar stadion setelah hanya sekitar sepuluh menit berada di lapangan.

Kunjungan Messi ke India Berujung Bencana
Kunjungan Messi ke India Berujung Bencana
Sumber :
  • REUTERS/Sahiba Chawdhary

Kekecewaan penonton pun berubah menjadi amarah massal yang sulit dibendung. Ratusan orang dilaporkan mencabut kursi stadion dan melemparkannya ke arah lapangan, sementara sebagian lainnya merusak tenda-tenda yang disiapkan panitia.

Aparat kepolisian anti huru hara terpaksa diterjunkan untuk mengamankan kondisi dan membubarkan para penyusup lapangan. Kericuhan ini mencoreng reputasi Kolkata yang selama ini dikenal sebagai kota dengan tradisi sepak bola kuat.

"Melihat kekacauan yang terjadi, manajemen, pihak berwenang, semuanya benar-benar buruk," kata seorang pendukung di dalam stadion kepada stasiun televisi India ANI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua orang yang Anda lihat di sini menyukai sepak bola. Kami semua ingin melihat Messi, tetapi itu benar-benar penipuan. Kami ingin uang kami kembali, manajemennya sangat buruk."

"Ini adalah hari kelam bagi Kolkata. Kolkata dikenal karena sepak bolanya, dan kami mencintai sepak bola, kami mencintai Argentina, tetapi pengalaman ini benar-benar sebuah penipuan. Para menteri ada di sana bersama anak-anak mereka, dan orang lain tidak dapat melihat apa pun, kami sangat terluka."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT