News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal VFS, Teknologi Baru yang Diterapkan FIFA di Piala Dunia U-17

FVS dirancang sebagai sistem pemutaran ulang video yang mudah diakses untuk panggilan wasit utama. FVS berupa kartu yang dipegang oleh pelatih kepala untuk mengakses video dengan beberapa kebutuhan pada wasit.
Selasa, 4 November 2025 - 17:07 WIB
Hanya pelatih kepala yang boleh gunakan FVS
Sumber :
  • FIFA

Jakarta, tvOnenews.com - FIFA memperkenalkan teknologi baru yang diterapkan di ajang Piala Dunia U-17. Adalah Football Video Support (FVS) yang bisa digunakan oleh tim peserta untuk mengajukan challenge pada wasit. 

FVS dirancang sebagai sistem pemutaran ulang video yang mudah diakses untuk panggilan wasit utama. FVS berupa kartu yang dipegang oleh pelatih kepala untuk mengakses video dengan beberapa kebutuhan pada wasit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina menyebut FVS sebagai alat untuk mendukung wasit dalam kompetisi dengan sumber daya dan kamera yang lebih sedikit. 

"FVS tidak boleh dianggap sebagai VAR atau versi modifikasinya, karena tidak menyertakan video ofisial pertandingan yang memantau setiap insiden. Kami sangat antusias dengan hasil pertama ini dan berharap dapat membantu Asosiasi Anggota kami mendapatkan manfaat dari teknologi ini," kata Pierluigi Collina dikutip dari laman FIFA. 

Mengenal Kartu VAR, Teknologi Baru yang Diterapkan FIFA di Piala Dunia U-17
Mengenal Kartu VAR, Teknologi Baru yang Diterapkan FIFA di Piala Dunia U-17
Sumber :
  • FIFA

 

Hanya pelatih utama yang dapat mengajukan permintaan peninjauan video, yang harus dilakukan segera setelah insiden terjadi. Pelatih akan memutar jari mereka di udara dan memberikan kartu permintaan peninjauan kepada wasit keempat. 

Setiap pemain pun berhak meminta pelatih kepala mereka untuk mengajukan permintaan peninjauan. Sistem ini digunakan jika terjadi kemungkinan kesalahan yang jelas dan nyata. 

Beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh FVS adalah gol atau tidak gol, penalti atau tidak penalti, dan kartu merah langsung. 

Tak hanya Piala Dunia U-17, FIFA telah menerapkan FVS ini pada beberapa turnamen junior seperti Piala Dunia U-20, Piala Dunia Putri U-17 dan akan diiterapkan di kompetisi internasional lain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terdekat, FIFA pun akan menerapkan FVS di ajang internasional seperti laga uji coba dengan berkolaborasi bersama asosiasi sepak bola terkait. 

FIFA pun memastikan bahwa FVS bukanlah pengganti sistem VAR, melainkan tetap memberdayakan wasit dengan dukungan pengambilan keputusan yang penting sambil memastikan keakuratan dan keadilan dalam kompetisi. 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT