News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masatada Ishii Tak Tahu Akan Dipecat PSSI Thailand, Awalnya Rapat Evaluasi 

Masatada Ishii dipecat dari posisinya sebagai pelatih kepala walaupun memenangkan dua pertandingan terakhir Timnas Thailand di Kualifikasi Piala Asia 2027 dari Taiwan. 
Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:04 WIB
Pelatih Thailand, Masatada Ishii
Sumber :
  • Facebook - Changsuek

Jakarta, tvOnenews.com - Masatada Ishii ternyata tak tahu akan dipecat oleh Federasi Sepak Bola Thailand alias PSSI-nya Thailand. Thailand resmi memecat Masatada Ishii pada Selasa (21/10/2025). 

Masatada Ishii dipecat dari posisinya sebagai pelatih kepala walaupun memenangkan dua pertandingan terakhir Timnas Thailand di Kualifikasi Piala Asia 2027 dari Taiwan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada awalnya, Masatada Ishii diundang untuk rapat evaluasi pada pukul 10 pagi waktu Thailand. Saat itu, tema evaluasi adalah dua laga Thailand di Kualifikasi Piala Asia. 

"Hari ini pukul 10 pagi, saya dipanggil Federasi Sepak Bola Thailand dengan pesan, 'Mari evaluasi dua laga lawan Taiwan'," kata Masatada Ishii di akun Instagram pribadinya. 

Evaluasi pun berlangsung dengan lancar. Sampai akhirnya setelah evaluasi selesai, PSSI Thailand justru memberikan kabar buruk soal pemecatannya dengan menyodorkan surat pembatalan kontrak yang harus ditandatanganinya. 

"Setelah evaluasi, mereka tiba-tiba bilang, 'kontrakmu akan diputus mulai hari ini'," kata pelatih asal Jepang ini. 

Dia pun menyebutkan alasan pemecatannya adalah keinginan PSSI Thailand untuk mengganti seluruh staf kepelatihan Thailand termasuk tim putri dan kategori junior. 

Karena mendadak, Masatada Ishii pun menolak untuk menerima pemutusaan kontrak tersebut. Dia pun meminta pembicaraan soal kontraknya digelar di hari lain. 

"Karena saya tidak bisa menerima keputusan itu, saya pun menjawab, 'mari kita bicarakan di waktu lain', dan saya tidak menandatangani apapun," kata Masatada Ishii. 

Bukannya mendapatkan jadwal baru untuk membicarakan pembatalan kontrak, PSSI Thailand justru mengumumkan pemecatannya melalui sosial media pada Selasa (21/10/2025) sore. 

"Setelahnya, pada sore harinya, federasi mengumumkan pemecatan saya, bagaimana mereka tidak jujur," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir pernyataannya, Masatada Ishii pun berpamitan dengan suporter Thailand setelah dua tahun memimpin Thailand. 

"Untuk semua yang telah mendukung Timnas Thailand sampa saat ini, saya mengucapkan banyak terima kasih," katanya. (hfp)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT